Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 14:49 WIB

Fahri Curhat Soal Diminta Mundur PKS

Oleh : Ray Muhammad | Rabu, 11 Juli 2018 | 15:34 WIB

Berita Terkait

Fahri Curhat Soal Diminta Mundur PKS
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah curhat soal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang pernah menempatkannya sebagai kader melalui akun Instagram pribadinya, Rabu (11/7/2018).

Curhatan Fahri dituangkan dalam unggahan foto dirinya yang mengenakan kemeja putih dan kopiah hitam sebagai keterangan foto dengan judul, "AKAN JADI APA PARTAI INI."

"Pagi-pagi membaca berita banyak caleg PKS yg mundur jadi sedih. Akan jadi apa partai ini di tangan pemimpin yang bermain-main mengelola partai. Saya khawatir tahun 2019 PKS tak ada lagi. Dibubarkan melalui pemilu. Sebagai pendiri dan deklarator tentu saya sedih," tulis @fahrihamzah mengawali keterangan fotonya.

Ia lalu menuliskan permainan politik yang dilakukan PKS belakangan ini semakin kasar, mulai dari pembersihan orang-orang yang dianggap dekat dengan mantan sekjen 5 periode dan presiden PKS masa krisis Anis Matta hingga caleg disuruh menandatangani surat pengunduran diri.

"Tinggal tulis tanggal selesai. Kebijakan pimpinan PKS terakhir ini konon dilatari oleh kasus saya. Karena saya dianggap tidak taat disuruh mundur nggak mau mundur sungguh naif dan dangkal sekaligus tidak paham aturan bernegara. Pejabat publik pilihan rakyat bukan harta benda partai," lanjut keterangan foto.

Fahri menambahkan, partai politik atas nama "petugas partai" tidak boleh membuat aturan internal yang bertabrakan dengan Undang-undang.

"sebab lama2 bertentangan dengan Konstitusi dan dengan alasan itu partai bisa dibubarkan. Masak beginian aja pimpinan PKS Gak paham?
Maka hilanglah minat orang jadi caleg di PKS," lanjutnya.

Ia lalu menuliskan, "Bagaimana berjuang habis-habiskan dengan tenaga dan harta, dengan keringat dan air mata tapi dengan sepucuk surat yang sudah ditandatangani tiba-tiba orang diberhentikan? Apa manusia dianggap mesin yang tidak punya perasaan?"

Dalam keterangan foto ini, politikus kontroversial ini pun mengungkapkan momen saat dirinya disuruh mundur dari partai pimpinan Sohibul Iman ini.

"Demikianlah waktu saya disuruh mundur, dengan enaknya pimpinan PKS mengatakan, Carilah alasan, antum pasti bisa menjelaskan. Lalu kepada saya disodorkan sebuah surat pengunduran diri yang saya tidak tahu dibuat oleh siapa. Aneh tapi nyata! Tapi itulah kejadiannya."

Kemudian dua paragraf keterangan terakhir keterangan foto itu tertulis, "sudah menjelaskan beda jabatan publik dan jabatan partai. Jabatan partai Silahkan dirampas kapan saja. Meskipun harus tetap melihat aturan partai dan UU yang mengatur kepartaian. Tapi jabatan publik itu diatur UU bukan AD/ART partai.
Ini yg mereka Gak paham. Sekarang, setelah saya lawan pakai pengadilan akibat tindakan melawan UU ini (saya memakai gugatan perdata Perbuatan Melawan Hukum, PMH) lalu kalah, mereka mengembangkan teori konspirasi dan pembangkangan padahal mereka melanggar UU."

Hingga kini, unggahan curhat Fahri ini mendapat 4.247 suka dari para pengguna Instagram dan diramaikan berbagai komentar warganet.

"Sptnya sdh dsusupi org2 yg berkeinginan PKS bubar bang fahri...musuh dlm selimut lbh bbahaya...dan mgkn ada dalangnya...wallahua'lam...semoga Allah jaga partai2 yg bjuang dlm menolong agamaNya," komentar @hanifa_bisyir.

"Bikin partai lagi dong pak fahri, PFFI (partai fahri dan fadli Indonesia) anggotanya seluruh rakyat indonesia yg bernama fahri dan fadli," tulis @hamish_baut.[jat]

Komentar

Embed Widget
x