Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 20:19 WIB

Penetapan Gubernur Jatim Terpilih Tunggu MK

Rabu, 11 Juli 2018 | 13:18 WIB

Berita Terkait

Penetapan Gubernur Jatim Terpilih Tunggu MK
Komisioner KPU Jatim Choirul Anam - (Foto: istimewa)

INILAHCOM, Surabaya - Rekapitulasi penghitungan suara hasil Pilgub Jatim 2018 sudah ditetapkan oleh KPU Jatim pada Sabtu (7/7/2018) lalu. Namun, penetapan Gubernur Jatim terpilih, KPU Jatim masih harus menunggu hasil penetapan dari Mahkamah Konstitusi (MK) terkait adanya gugatan sengketa hasil pilkada atau tidak.

"Sesuai jadwal, MK baru akan membuat surat penetapan ada tidaknya gugatan sengketa hasil pilkada serentak 2018 pada tanggal 24 Juli mendatang. Surat penetapan MK itu akan menjadi dasar bagi KPU Jatim untuk menetapkan Gubernur Jatim terpilih," ujar Komisioner KPU Jatim Choirul Anam saat dikonfirmasi Rabu (11/7/2018).

Menurut dia, penetapan dari MK itu memang mundur dari jadwal yang ada. Ini karena sesuai aturan setelah penetapan hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat provinsi, pasangan calon yang mengajukan gugatan sengketa hasil Pilgub Jatim diberi waktu tiga hari.

"Karena Pilkada serentak 2018 dilaksanakan di 171 daerah, MK pasti kerepotan jika harus membuat surat keputusan satu persatu sehingga akan dibuatkan keputusan secara serentak pada 24 Juli mendatang," tegas Anam.

Ia juga berharap penetapan keputusan MK atas sengketa hasil pilkada bisa dipercepat, sehingga penetapan Gubernur Jatim terpilih juga bisa segera dilakukan. "Memang banyak yang bertanya ke KPU Jatim, kapan penetapan Gubernur Jatim terpilih dilaksanakan," jelas mantan komisioner KPU Kota Surabaya ini.

Disinggung soal pelantikan dan pengambilan sumpah Gubernur dan Wakil Gubernur Jatim, Anam menyatakan hal itu diserahkan kepada pemerintah pusat dalam hal ini Mendagri. Sedianya, masa jabatan Gubernur Jatim Soekarwo akan berakhir pada 12 Februari 2019. Namun tidak menutup kemungkinan di era pilkada serenta, pelantikan kepada daerah juga akan dilaksanakan serentak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Diberitakan sebelumnya, pasangan Khofifah-Emil menjadi pemenang pilgub setelah mendapat mendapat 10.465.218 suara atau 53,55 persen. Sedangkan pasangan Gus Ipul-Mbak Puti mendapat 9.076.014 suara atau 46,45 persen. Selisih suara kedua pasangan mencapai 1.389.204 suara atau 7,10 persen. [beritajatim]

Komentar

x