Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 19:17 WIB
 

Dalam Setahun, Zumi Zola Disebut Terima Rp49 M

Oleh : Fadhly Zikry | Selasa, 10 Juli 2018 | 22:43 WIB
Dalam Setahun, Zumi Zola Disebut Terima Rp49 M
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Gubernur Jambi nonaktif Zumi Zola menyandang dua status tersangka di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Selain tersangka gratifikasi pengesahan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Jambi tahun anggaran 2017-2018, kini Zumi Zola menjadi tersangka suap.

"Saat ini penyidik telah menemukan bukti bahwa ZZ diduga menerima total uang Rp 49 miliar selama periode 2016-2017," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan di Gedung Merah Putih, Selasa (10/7/2018).

Penetapan terhadap Zumi ini merupakan pengembangan dari kasus sebelumnya yang menjerat Plt Sekda Jambi Erwan Malik, Plt Kadis PUPR Jambi Arfan, anggota DPRD Jambi 2014-2019 Supriyono, dan Asisten Daerah 3 Jambi Saipudin.

Zumi Zola dan Arfan awalnya diduga menerima gratifikasi Rp6 miliar dari beberapa kontraktor. Uang itu diduga akan diberikan sebagai uang ketok palu kepada anggota DPRD Jambi.

KPK menduga, suap yang diterima Zumi Zola dan Arfan digunakan untuk menyuap anggota DPRD Jambi agar hadir dalam rapat pengesahan Rancangan APBD Jambi 2018.

Sebelumnya, sejumlah anggota DPRD diduga berencana tidak hadir dalam rapat tersebut karena tidak jaminan dari pihak Pemprov Jambi. Menurut KPK, jaminan yang dimaksud adalah uang suap atau yang sering disebut sebagai uang ketok. Pemprov Jambi diduga berkepentingan agar anggaran yang diajukan dapat disetujui DPRD Jambi.

"Selama proses penyidikan untuk dugaan gratifikasi tersebut, sampai saat ini penyidik telah menemukan bukti bahwa ZZ diduga menerima total Rp49 miliar. Perkara tersebut saat ini masih dalam proses penyidikan," tandas Basaria. [ton]

Tags

Komentar

x