Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 21 Juli 2018 | 07:22 WIB
 

Kampanye #2019GantiPresiden Semakin Populer

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 10 Juli 2018 | 20:13 WIB
Kampanye #2019GantiPresiden Semakin Populer
Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, memaparkan hasil survei bertema 'Siapa Pasangan Capres dan Cawapres Ideal Pasca Pilkada?' di Jakarta, - (Foto: Inilahcom/Agus Priatna)

INILAHCOM, Jakarta - Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan gerakan #2019GantiPresiden masih tinggi dan semakin disukai masyarakat. Sehingga, gerakan tersebut menjadi lawan petahana Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu 2019.

"Kampanye lawan Jokowi melalui simbolisasi #2019GantiPrwsiden makin populer dan makin disukai," kata Adjie di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Pada bulan Mei 2018, kata Adjie, survei LSI Denny JA saat itu baru sebulan dikampanyekan sudah dikenal luas oleh separuh pemilih yakni sebesar 50,80 persen mendengar isu #2019GantiPresiden. Namun, sekarang makin populer.

"Mereka menyatakan pernah mendengar sebesar 60,50 persen. Menggaungnya isu ini di dua pilkada yakni Pilkada Jawa Barat dan Jawa Tengah, berkontribusi besar terhadap popularitas tagas tersebut," ujarnya.

Menurut dia, gerakan tersebut bukan hanya makin dikenal tapi juga makin disukai dan diterima oleh masyarakat #2019GantiPresiden. Sebab, sebesar 54,40 persen publik mendengar dan mengenal menyatakan suka dengan kampanye tersebut.

"Prosentase ini naik jika dibandingkan survei sebelumnya bulan Mei 2018. Saat itu, mereka yang menyatakan suka dengan kampanye ganti presiden sebesar 49,80 persen," tandasnya.[jat]

Komentar

x