Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 12 Desember 2018 | 04:48 WIB

Wakapolri Geram Atas Tudingan Masjid Radikal

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Selasa, 10 Juli 2018 | 15:22 WIB

Berita Terkait

Wakapolri Geram Atas Tudingan Masjid Radikal
Wakapolri Komjen Syafruddin - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) menyebut dalam penelitiannya ada puluhan masjid yang terpapar radikalisme.

Menanggapi itu, Wakapolri Komjen Syafruddin membantah keras tudingan tersebut.

"Saya ingin mengatakan bahwa saya sangat membantah kalau ada yang mengatakan mesjid itu tempat radikal. Masjid itu benda tempat suci," tegas Syafruddin di Mabes Polri, Selasa (10/7/2018).

Syafruddin mengatakan kalaupun ada yang terpapar radikalisme maka hal itu menyasar objek atau manusianya, bukan masjidnya. Ia pun meminta semua pihak untuk tidak asal menuduh jika tak mempunyai bukti.

"Tidak mungkin (masjid) radikal itu, kalau toh ada radikal pasti orang, pasti bukan masjid. Makanya hati hati Jangan sampai dilaknat oleh Allah SWT menuduh nuduh masjid radikal, tidak mungkin. Tadi malam Sekjen Dewan Mesjid Indonesia sudah dialog dan sudah membantah itu," jelas Syafruddin.

Sebelumnya, Lembaga Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) mengadakan survei pada 100 masjid, yakni 35 masjid di kementerian, 28 masjid di lembaga negara dan 37 masjid di BUMN. Hasilnya, ada masjid yang masuk kategori radikal.

"Masjid kementerian, dari 35 masjid sebanyak 12 masjid masuk kategori radikal," kata Koordinator penelitian dari P3M, Agus Muhammad di kantor PBNU, Jakarta Pusat, Minggu (8/7).

Sementara di 37 masjid BUMN, ditemukan 21 masjid yang diindikasikan radikal. Sementara 28 masjid lembaga negara, hanya 8 di antaranya yang terindikasi radikal.

Survei dilakukan pada 29 September hingga 21 Oktober 2017. Sebanyak empat kali ibadah Salat Jumat menjadi bahan pertimbangan survei. Agus menyebut awalnya survei hanya untuk kepentingan internal.

Terlebih saat itu, situasi dipandang tak kondusif untuk merilis survei ini. Penelitian tentang radikalisme masjid tersebut, baru dibeberkan karena saat ini situasi cukup kondusif. [ton]

Komentar

Embed Widget
x