Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Juli 2018 | 00:26 WIB
 

Lawan Jokowi Masih Stagnan PascaPilkada

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Selasa, 10 Juli 2018 | 15:11 WIB
Lawan Jokowi Masih Stagnan PascaPilkada
Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Adjie Alfaraby - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Peneliti Lingkaran Survei Indonesia (LSI), Adjie Alfaraby mengatakan elektabilitas lawan politik calon petahana Joko Widodo (Jokowi) di Pemilu Presiden 2019 cenderung stagnan.

Pada Mei 2018, survei LSI Denny JA menunjukkan bahwa elektabilitas gabungan semua calon Presiden di luar Jokowi mencapai 44,70 persen. Kini, elektabilitas gabungan capres non Jokowi sebesar 45,20 persen.

"Artinya, tak ada kenaikan berarti elektabilitas para lawan Jokowi paska Pilkada 2018. Jadi, bisa disimpulkan lawan Jokowi stagnan," kata Adjie di Jakarta, Selasa (10/7/2018).

Kemudian, LSI juga menemukan mereka yang belum menentukan pilihan (undecided voters) cenderung mengecil. Pada Mei 2018, mereka yang masih belum menentukan pilihan sebesar 9,3 persen. Kini, mereka yang masih dikategorikan undecided voters tersisa 5,50 persen.

"Meski demikian, jika yang belum menentukan pilihan ditambahkan dengan pemilih ragu (soft supporter) dari kubu Jokowi maupun kubu non-Jokowi. Maka total pemilih yang masih bisa dipengaruhi adalah 37,5 persen," ujarnya.

Survei ini dilakukan paska pelaksanaan Pilkada Serentak pada 27 Juni 2018, yakni survei dilakukan pada 28 Juni sampai 5 Juli 2018 melalui face to face interview menggunakan kuesioner.

Kemudian, survei menggunakan metode multistage random sampling dengan 1.200 responden dan margin of error sebesar +/- 2,9 persen. Survei dilaksanakan di 33 provinsi di Indonesia.

Selain itu, LSI juga melengkapi survei dengan penelitian kualitatif dengan metode expert judgment, analisis media, FGD dan in depth interview. Survei ini dibiayai sendiri oleh LSI Denny JA. [ton]

Tags

Komentar

Embed Widget

x