Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 15 Desember 2018 | 10:47 WIB

CT atau SMI, Hanura Pilih Rakyat Diuntungkan

Oleh : Happy Karundeng | Selasa, 10 Juli 2018 | 06:03 WIB

Berita Terkait

CT atau SMI, Hanura Pilih Rakyat Diuntungkan
Sri Mulyani Indrawati (SMI) dan Chairul Tandjung (CT) - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Waketum Partai Hanura I Wayan Gede Pasek Suardika mengatakan pihaknya tidak akan mencampuri urusan pemiihan wakil presiden. Hanura menyerahkan semuanya kepada Joko Widodo (Jokowi).

"Kita serahkan ke Jokowi sepenuhnya. Hanura mempersilakan Jokowi memilih wakilnya karena beliau yang diajak kerja nanti," katanya kepada INILAHCOM, Senin (9/7/2018).

Ia menjelaskan, pemilihan ini memang harus ditentukan Jokowi. Karena ini menyangkut keputusan memimpin negara kedepan. Kecocokan antar pasangan presiden dan wapres akan sangat menentukan. Ini jelas akan berpengaruh terhadap rakyat.

"Kalau duetnya pas bukan karena tarik menarik kepentingan pragmatis, maka rakyat akan diuntungkan. Hanura lebih memilih mana yang paling menguntungkan bagi rakyat," jelasnya.

Diketahui, pesta demokrasi Pemilihan Presiden 2019 sudah didepan mata. Komisi Pemilihan Umum akan membuka pendaftaran pasangan capres dan cawapres Pilpres 2019 pada 4 hingga 10 Agustus 2018. Penetapan capres dan cawapres Pilpres 2019 akan dilakukan pada 20 September 2018. Tiga hari kemudian, pada 23 September 2018, akan digelar kampanye Pileg dan Pilpres 2019.

Spekulasi nama pendamping Jokowi pun mulai beredar luar. Dua nama yang disebut-sebut berpeluang kuat jadi pendamping Jokowi adalah Chairul Tandjung (CT) dan Sri Mulyani Indrawati (SMI).

Presiden Joko Widodo sendiri menyatakan sudah mengantongi nama calon wakil presiden yang akan mendampinginya maju dalam Pilpres 2019. Pernyataan itu dia sampaikan usai menutup acara Rembug Nasional Aktivis 98 di JI-Expo Kemayoran Jakarta, Sabtu 7 Juli 2018.

"Sudah ada, tinggal diumumkan. Tunggu. Ini kan tinggal menunggu berapa hari, masak tidak sabar," katanya.

Februari 2018 lalu, secara resmi PDIP mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden Periode 2019-2024. Sejumlah partai politik juga sebelumnya telah secara jelas menyatakan dukungannya kepada Jokowi untuk maju dalam Pilpres 2019.

Deklarasi pengusungan Jokowi sebagai calon presiden berlangsung dalam Rapat Kerja Nasional PDIP di Hotel Grand Inna Beach Sanur, Bali pada 23 Februari 2018.

Pada Pilpres 2019, Jokowi sampai saat ini telah diusung delapan partai politik yaitu Partai Nasional Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Golkar, PPP, dan Partai Hanura. Berikutnya, tiga partai politik lain memberi dukungna yati Perindo, PKPI, serta PDIP. [hpy]

Komentar

x