Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 09:20 WIB
 

Gelitik Warganet Soal Capres, Jokowi Trending

Oleh : Ray Muhammad | Selasa, 10 Juli 2018 | 01:07 WIB
Gelitik Warganet Soal Capres, Jokowi Trending
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menjadi topik pembicaraan paling populer di Twitter sepanjang Senin (9/7/2018) sore.

Hal ini diketahui lantaran perbincangan warganet dengan kata Joko Widodo masuk ke dalam 10 besar trending topic Twitter di tanah air.

Ramainya obrolan tentang Jokowi di dunia maya tentunya terkait Pilpres 2019 serta kabar bakal diumumkannya nama cawapresnya dalam waktu dekat ini.

Ketua Majelis Syuro Partai Bulan Bintang (PBB) MS Kaban terlihat meramaikan topik ini dengan mencuit, "Dulu kritik utk JOKO WIDODO sbg Gub.DKI maju nyapres dianggap mlanggar janji kok Anis Baswedan mau ikut2an juga,samaaa dong.!!!Smg Gub Anis Baswedan masih mau mendengar nurani."

"Mikir yg waras dong ah! Gw aja mendengar nama @jokowi waktu dia jualan mobil Esemka, sewaktu demo 98 ogut tak pernah dengar tu namanya Joko Widodo, terus mentang2 sekarang Presiden mau dilabeli Tokoh 98 ?. Enak aja .... Dunia akhirat ogut kagak Ikhlas," kicau @tuanmarajo.


Akun @Islam_07Sleman meramaikan dengan cuitan, "smga siapapun cawapres yg akn mendampingi bpk jokowi tdk akn mnjdi celah bgi bani oposan utk merusak kebersamaan koalisi pengusung Joko Widodo, dan smga mampu mendongkrak suara tentunya."


"Mahluk2 ghoib mulai utak atik gatuk soal cawapres pak Joko Widodo. Sementara mereka sendiri belum jelas nunjukin mana capres dan cawapresnya. Kalo kurang sesajen ya gitu akibatnya. Suka halusinasi," timpal @shinichikudo991.

Suasana politik yang semakin panas hingga merambah ke dunia maya memang wajar lantaran pendaftaran Pilpres 2019 semakin dekat.

Terlebih, Jokowi sudah memberikan sinyal bakal mengumumkan cawapresnya dalam waktu dekat. Hal ini tentunya menggelitik rasa penasaran publik akan sosok yang bakal mendampingi politikus PDIP itu bertarung di Pilpres.

Selama berlangsungnya tahun politik yang penting masyarakat dan warganet mampu menahan jempolnya untuk tak menuliskan hal-hal yang membawa suasana keruh.[jat]

Komentar

x