Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 17 November 2018 | 00:07 WIB

Polisi Ringkus Komplotan Jambret Lintas Kota

Senin, 9 Juli 2018 | 23:11 WIB

Berita Terkait

Polisi Ringkus Komplotan Jambret Lintas Kota
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Polda Jawa Timur meringkus tiga orang tersangka kasus perampasan jalan alias jambret lintas kota. Tiga tersangka tersebut berinisial AC (25) warga Pasuruan, HBW (18) warga Jember dan EAS (27) warga Blitar.

AKBP Ambariyadi Wijaya, Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim menyatakan ketiga tersangka diamankan tanpa perlawanan oleh petugas kepolisian, setelah tindakannya dianggap meresahkan jalanan kabupaten Pasuruan, kabupaten Blitar, kota Blitar dan kabupaten Sidoarjo.

"Ada 9 Laporan Polisi (LP) yang kedata, dan akan kita kembangkan lagi. Perbuatan pelaku ini dilakukan mulai November 2017 hingga Maret 2018," jelasnya, Senin (9/7/2018).

Dalam menjalankan aksi, mereka berbagi tugas. Satu orang bertindak sebagai eksekutor, sedangkan dua lainnya bertugas menghalang-halangi apabila korban berusaha melakukan pengejaran. "Satu orang menjambret dan dua lainnya menghalang-halangi bila korban mengejar," lanjut Ambar.

Para residivis itu ditangkap dalam waktu dan tempat berbeda, pertama AC ditangkap pada hari Selasa tanggal 8 Maret 2018 lalu sekitar pukul 3 dini hari saat dirinya berada di Sidoarjo.

Kemudian, petugas melakukan pengembangan dan HBW bersama EAS berhasil diamankan saat berada di kabupaten Blitar pada 5 Juli 2018.

"Tinggal satu orang berinisial U, saat ini masih DPO (Buron, red)," kata mantan Kasubdit Hardabangtah tersebut.

U sendiri merupakan otak kejahatan. Tak berhenti disitu saja, Ambar mengatakan jika hasil pengembangan kasus ini. Pihaknya turut mengamankan setidaknya 13 motor hasil curian berbagi jenis dan merk.

Seperti aksi Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) pada umumnya, pelaku diketahui menggunakan kunci T dalam setiap aksinya. "Saat digeledah, kita juga temukan tabung serta alat penghisap sabu dirumahnya," tandasnya.

Berbeda dengan pernyataan Ambar, para tersangka mengaku hanya sebatas jambret di jalanan, bukan Curanmor seperti yang dituduhkan. "Nggak pernah sepeda motor, saya jambret kalung sama tas," jawab HBW. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x