Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 16:50 WIB

Masyarakat Diminta Catat Komitmen PKS di 2019

Oleh : Willi Nafie | Senin, 9 Juli 2018 | 22:16 WIB

Berita Terkait

Masyarakat Diminta Catat Komitmen PKS di 2019
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Masyarakat diminta mencatat komitmen Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk menolak isu SARA di Pemilu 2019.

Hal ini disampaikan Direktur Indonesia Public Institute (IPI) Karyono Wibowo. Pasalnya sejauh ini PKS banyak mendapat stigma dari publik bahwa memaninkan isu SARA saat mengikuti proses Pemilu.

"Karena selama ini ada sitigma PKS memaninkan isu SARA. Jangan hanya komitmen anti politisasi SARA, jangan hanya bahasa di atas panggung harus konsisten. Masyarakat bisa catat dan tagih janjinya PKS," kata Karyono, dalam acara diskusi di Cikini, Jakarta Pusat, Senin (9/7/2018).

Sementara itu, Pengamat Politik Wempi Hadir menegaskan sejatinya Pilpres 2019 bukan soal bagaiamana mengganti pemimpin namun membangun
bangsa dan negara lebih baik kedepan.

"Kalau SARA dibangun kita tidak hasilkan pemimpin yang kompeten. 2019 jangan menjadikan agama isntrumen untuk capai kekuasaan bisa ciptakan polarisasi," tuturnya.

Sebelumnya, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan menolak keras isu Suku Ras Agama dan Antar Golongan (SARA) di Pilpres 2019. Pasalnya hal tersebut bakal berpotensi menimbulkan kebencian bahkan hingga pertikaian.

"PKS komitmen tolak politisasi sARa. Bagi PKS, yg tdk boleh adalah sebetulnya memberikan kebencian SARA," kata Pipin Sopian Ketua Departemen Politik DPP Pipin Sopian.

PKS pun ingin melahirkan pemimpin bangsa uang sesuai dengan Pancasila, UUD 1945 dan UUD 1945. Untuk itu Pipin kembali mengimbau seluruh pihak agar tidak memainkan isu SARA saat di Pilpres 2019.

Pilkada ini penting tapi belum hangat dibahas. Makanya pemilu 2019 akan sangat sengit. PKS ingin lahirkan pemimpin bangsa yang sesuai dengan Pancasila dan UUD, yang komit pada NKRI," tandasnya.[jat]

Komentar

x