Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 00:43 WIB
 

Disebut Calon Kuat Pendamping Jokowi

Golkar Sebut CT-SMI Harus Punya 'Bendera'

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 9 Juli 2018 | 05:04 WIB
Golkar Sebut CT-SMI Harus Punya 'Bendera'
Politikus Partai Golkar Melchias Mekeng - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Golkar Melchias Mekeng menyebut Chairul Tandjung (CT) dan Sri Mulyani Indrawati (SMI) adalah dua nama yang memiliki faktor ketokohan yang kuat. Hanya saja kedua nama ini belum tentu jadi pilihan rakyat.

"Ya mereka tokoh. Hanya saja untuk membawa nama mereka untuk dipilih rakyat sampai tingkat akar rumput, mereka butuh instrument organisasi seperti partai politik," katanya kepada INILAHCOM, Minggu (8/7/2018).

Ia menyatakan pada dasarnya kedua tokoh ini memiliki potensi besar untuk mendampingi Jokowi. Tapi salah satu titik kelemahannya adalah, kedua tokoh ini harus memiliki 'bendera'?. Golkar pun tetap ingin Cawapres Jokowi dari kalangan partai politik.

"Betul, pemerintahannya pun akan lebih tenang bekerja. Harapannya tetap dari Parpol. Pasti. Kerja kita juga jadi semangat," jelasnya.

Diketahui, pesta demokrasi Pemilihan Presiden 2019 sudah didepan mata. Komisi Pemilihan Umum akan membuka pendaftaran pasangan capres dan cawapres Pilpres 2019 pada 4 hingga 10 Agustus 2018. Penetapan capres dan cawapres Pilpres 2019 akan dilakukan pada 20 September 2018. Tiga hari kemudian, pada 23 September 2018, akan digelar kampanye Pileg dan Pilpres 2019.

Spekulasi nama pendamping Jokowi pun mulai beredar luar. Dua nama yang disebut-sebut berpeluang kuat jadi pendamping Jokowi adalah Chairul Tandjung (CT) dan Sri Mulyani Indrawati (SMI).

Februari 2018 lalu, secara resmi PDIP mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden Periode 2019-2024. Sejumlah partai politik juga sebelumnya telah secara jelas menyatakan dukungannya kepada Jokowi untuk maju dalam Pilpres 2019.

Deklarasi pengusungan Jokowi sebagai calon presiden berlangsung dalam Rapat Kerja Nasional PDIP di Hotel Grand Inna Beach Sanur, Bali pada 23 Februari 2018.

Pada Pilpres 2019, Jokowi sampai saat ini telah diusung delapan partai politik yaitu Partai Nasional Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Golkar, PPP, dan Partai Hanura. Berikutnya, tiga partai politik lain memberi dukungna yaitu Perindo, PKPI, serta PDIP. [hpy]

Komentar

x