Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 20 September 2018 | 00:49 WIB

CT-SMI Dampingi Jokowi, Golkar: Semua Bisa Terjadi

Oleh : Happy Karundeng | Senin, 9 Juli 2018 | 04:05 WIB

Berita Terkait

CT-SMI Dampingi Jokowi, Golkar: Semua Bisa Terjadi
Politikus Partai Golkar Melchias Mekeng - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Politikus Partai Golkar Melchias Mekeng menyebut isu nama Chairul Tandjung (CT) atau Sri Mulyani Indrawati (SMI) sebagai dua tokoh calon kuat pendamping Joko Widodo di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, bukanlah sesuatu yang tidak mungkin.

"Dalam politik semua kemungkinan bisa terjadi," katanya kepada INILAHCOM, Minggu (8/7/2018).

Meski demikian ia menegasakan, Partai Golkar tetap pada pendiriannya untuk mengusung Sang Ketua Umum Airlangga Hartarto sebagai pendamping Jokowi.

"Tapi buat partai Golkar, kita hanya mengusung Airlangga menjadi Wapres pendamping Jokowi," tegasnya.

Ia menjelaskan salah satu alasan kuat Golkar ngotot usung Sang Ketua Umum adalah untuk memicu semangat kerja akar rumput Partai Beringin. Jika mesin partai berjalan baik, pasti akan berdampak positif bagi Golkar di Pemilihan Legislatif (Pileg).

"Kita Partai Golkar sepakat untuk mendorong kader sendiri. Karena ini memacu semangat kader partai sampai tingkat desa dan berdampak pada perolehan Pileg," tandasnya.

Diketahui, pesta demokrasi Pemilihan Presiden 2019 sudah didepan mata. Komisi Pemilihan Umum akan membuka pendaftaran pasangan capres dan cawapres Pilpres 2019 pada 4 hingga 10 Agustus 2018. Penetapan capres dan cawapres Pilpres 2019 akan dilakukan pada 20 September 2018. Tiga hari kemudian, pada 23 September 2018, akan digelar kampanye Pileg dan Pilpres 2019.

Spekulasi nama pendamping Jokowi pun mulai beredar luar. Dua nama yang disebut-sebut berpeluang kuat jadi pendamping Jokowi adalah Chairul Tandjung (CT) dan Sri Mulyani Indrawati (SMI).

Februari 2018 lalu, secara resmi PDIP mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden Periode 2019-2024. Sejumlah partai politik juga sebelumnya telah secara jelas menyatakan dukungannya kepada Jokowi untuk maju dalam Pilpres 2019.

Deklarasi pengusungan Jokowi sebagai calon presiden berlangsung dalam Rapat Kerja Nasional PDIP di Hotel Grand Inna Beach Sanur, Bali pada 23 Februari 2018.

Pada Pilpres 2019, Jokowi sampai saat ini telah diusung delapan partai politik yaitu Partai Nasional Demokrat, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Golkar, PPP, dan Partai Hanura. Berikutnya, tiga partai politik lain memberi dukungna yaitu Perindo, PKPI, serta PDIP. [hpy]

Komentar

x