Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 23 Juli 2018 | 09:24 WIB
 

Saksi Tim Gus Ipul-Puti Tolak Hasil Rekapitulasi

Oleh : - | Jumat, 6 Juli 2018 | 10:11 WIB
Saksi Tim Gus Ipul-Puti Tolak Hasil Rekapitulasi
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Meskipun KPU Kota Surabaya telah menutup Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pilgub Jatim 2018 untuk Tingkat Kota Surabaya selesai dengan keunggulan pasangan nomor urut 1 Khofifah-Emil Dardak.

Namun masih ada persoalan yang tersisa dari proses yang memakan waktu lebih dari 15 jam itu.

Pasalnya, Sukadar selaku saksi Paslon nomor urut 2 tetap menolak untuk menandatangani hasil rekapitulasi yang dilakukan. Menurutnya dikarenakan ada beberapa cacat administrasi yang terjadi selama proses pemungutan suara hingga rapat pleno rekapitulasi di tingkat kota.

"Perintah PKPU no 8, pasal 25 huruf C 3 perintahnya adalah setiap masyarakat yang hadir harus membubuhkan tanda tangan. Tapi, temuan yang kita dapatkan ada satu TPS yang tidak ada sama sekali temuan petugas KPPS yang tanda tangan. Ada tanda tangan yang sama juga. Ini yang membuat kami tidak mau tanda tangan. Jadi, kami menolak hasil rekapitulasi ini dan akan mngajukan keberatan," kata Sukadar.

Hal ini secara otomatis menjadi PR tersendiri untuk dibahas pada Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara Pilgub Jatim 2018 untuk Tingkat Provinsi oleh KPU Jawa Timur nanti.

Sebagai informasi, sejak awal rapat pleno yang berlangsung mulai sekitar pukul 10.00 - 01.30 WIB itu, Sukadar memang melakukan banyak manuver. Mulai dari hujan interupsi untuk pemaparan perhitungan suara dari para PPK, hingga meminta agar kotak suara dari TPS 6 dan 7 serta 40 Kecamatan Tambaksari dibuka karena adanya perbedaan jumlah data pemilih dengan surat suara yang masuk.

Proses yang sangat melelahkan bagi para komisioner KPU dan Bawaslu Kota Surabaya serta masing-masing saksi Paslon itu memutuskan bahwa pasangan Khofifah-Emil Dardak memperoleh total suara sebanyak 579.246. Sementara, pasangan Gus Ipul-Puti hanya mengantongi 560.848 suara saja.

Total suara yang masuk, baik yang sah maupun tidak sah, untuk Kota Surabaya sebanyak 1.166.484 suara. Dari jumlah itu, sebanyak 1.140.094 suara dinyatakan sah sedangkan 26.390 lainnya tidak sah. [beritajatim]

Komentar

x