Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 16 November 2018 | 03:08 WIB

Emil Dardak Terinspirasi Gaya Pendekatan Jokowi

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Jumat, 6 Juli 2018 | 00:10 WIB

Berita Terkait

Emil Dardak Terinspirasi Gaya Pendekatan Jokowi
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Bogor - Bupati Trenggalek, Emil Elestiano Dardak mengaku akan mencontoh gaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang melakukan pendekatan secara humanis kepada jajaran Pemprov Jatim usai diirnya dilantik sebagai Wakil Gubernur Jawa Timur nanti.

Adapun Jokowi mengumpulkan para bupati dan mengajak santap sate bersama di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat pada Kamis (5/7/2018). Emil yang merupakan salah satu bupati yang hadir dalam pertemuan mengaku terinspirasi untuk mencontohnya.

"Oh ya harus saya contoh. Menurut saya, kepemimpinan di tingkat provinsi itu juga harus lebih dekat ke bupati, walikota," kata Emil di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (5/7/2018).

Ia menjelaskan di Jawa Timur ada 38 kabupaten/kota. Untuk itu, menurutnya gubernur harus bersikap interaktif kepada jajarannya. Ia mencontohkan, jika bicara soal pesisir selatan maka harus bicara bersama bupati-bupati setempat.

"Jadi lebih interaktif dan bagi bupati juga waktu ketemu gubernur isu-isu yang harus diselesaikan bisa diselesaikan di tempat. Tapi kalau langsung 38 dikumpulin, malah gak efektif dan akhirnya gak jadi ngomong, karana waktu terbatas. Tapi kalau kumpulin hanya sedikit, langsung butir ini, jadi lebih ngobrol bukan dialog protokoler," paparnya.

Menurut dia, dengan berkomunikasi maka masalah besar bisa menjadi kecil, sebaliknya bahwa tanpa komunikasi masalah kecil bisa menjadi besar. Maka dari itu, pola Presiden Jokowi nanti akan diterapkan di Jawa Timur. "Jadi saya setuju bahwa ini harus diterapkan di provinsi gitu," ucapnya.

Emil lalu menceritakan momen kampanye membuat kantor di desa banyak yang salah mengartikan. Karena, dipikirnya dirinya benar-benar buka mena loket kantor di desa.

"Kalau kita lagi melakukan pembahasan itu saya bisa nunggu di kantor camat saya undang semua, atau di kantor bupati. Tapi saya datang ke kantor desa, duduk bareng kepala desa perangkat desa kita bahas masalah disana. Jadi, itu yang kami lakukan dan kami tidak publikasikan. Tapi ini adalah contoh ini harus jalan," tandasnya. [rym]

Komentar

Embed Widget
x