Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Jumat, 20 Juli 2018 | 00:38 WIB
 

DPRD Dorong Polisi Usut Kasus Bawang di Sembalun

Oleh : - | Kamis, 5 Juli 2018 | 16:52 WIB
DPRD Dorong Polisi Usut Kasus Bawang di Sembalun
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi II DPRD Nusa Tenggara Barat (NTB), Sakdudin mengatakan pengusutan kasus dugaan penyimpangan proyek pengadaan benih bawang putih lokal di wilayah Sembalun, NTB sangat penting dilakukan.

"Kalau memang itu merugikan masyarakat pengusutannya harus dilanjutkan harus diusut terang benderang," kata Sakdudin.

Ia mengatakan pihaknya akan melakukan pengecekan ulang terhadap proses pendistribusian benih bawang tersebut, namun kepolisian harus tetap mengusutnya sampai tuntas. Karena dewan mendukung langkah proses hukum yang dilakukan Polda NTB.

"DPRD tentu mendukung upaya penyidik Polda NTB yang sedang berupaya mengumpulkan data dan keterangan (Pulbaket) terkait informasi perbuatan melawan hukum dalam dugaan penyimpangan pada proses pendistribusiannya," ujarnya.

Menurut dia, pihaknya juga akan melihat kembali proses pendistribusian dan indikasi terjadinya pemotongan jatah kepada kelompok tani di lapangan. Sebab, kepolisian juga telah menjalankan tugas lapangan sejak bulan Mei bersama sejumlah pihak baik kalangan petani bawang putih sampai pejabat Dinas Pertanian Lombok Timur.

"Kita akan telusuri dulu, kita rapatkan dulu di komisi, mungkin juga akan kita kroscek ke lapangan untuk melihat apa yang dipersoalkan," jelas dia.

Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB, Kombes Pol Syamsudin Baharuddin mengatakan timnya masih berupaya mengumpulkan data dan keterangan terkait informasi perbuatan melawan hukum dalam dugaan penyimpangannya.

Upaya tersebut telah dijalankan sejak pertengahan Mei lalu menemui sejumlah pihak yang berkaitan dengan pendistribusian bantuannya, mulai dari kalangan petani bawang putih sampai kepada pejabat Dinas Pertanian Lombok Timur.

Untuk diketahui, menurut informasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Lombok Timur bahwa ada 350 ton benih bawang putih lokal dibagikan kepada 181 kelompok tani yang tersebar di 18 desa se-Kabupaten Lombok Timur.

Dengan luasan yang berbeda-beda, setiap kelompok tani mendapatkan kuota benih lokal bersama dengan paket pendukung hasil produksinya, mulai dari mulsa, pupuk NPK plus, pupuk hayati ecofert, pupuk majemuk, dan pupuk organik.

Benih bawang putih lokal sebanyak 350 ton dibeli dari hasil produksi petani di Kecamatan Sembalun pada periode panen pertengahan tahun 2017. Benih bawang putih lokal dibeli pemerintah melalui salah satu BUMN yang dipercaya sebagai penangkar, pembeliannya menggunakan anggaran APBN-P 2017 senilai Rp30 miliar.

Namun, pada saat penyaluran bantuannya di akhir tahun 2017. Banyak kelompok tani yang mengeluh tidak mendapatkan jatah sesuai data, bahkan ada sebagian dari kelompok tani yang tidak sama sekali kebagian jatah. [ton]

Komentar

x