Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 18 Juli 2018 | 00:30 WIB
 

Kata Kapolri Soal Maraknya Kecelakaan Kapal

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 4 Juli 2018 | 17:41 WIB
Kata Kapolri Soal Maraknya Kecelakaan Kapal
Kapolri Jenderal Tito Karnavian - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Dua kecelakaan kapal motor terjadi dalam waktu belakangan ini. Indikasi adanya muatan berlebihan hingga kerusakan mesin menjadi penyebab hingga menewaskan puluhan orang dan puluhan lainnya masih hilang.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian berharap polisi dalam hal ini Polairud dapat dilibatkan untuk pengawasan angkutan kapal air. Meski polisi hanya bertugas untuk membantu penegakan hukum semata.

"Menko Polhukam (Wiranto) akan membentuk desk khusus. Ini kan perlu banyak kerja sama dari Kementerian Perhubungan, Polri, pemda setempat ya. Ini semua harus dikumpulkan termasuk agen-agen pemilik kapal. Harus dikumpulkan di tingkat pusat dan daerah masing-masing. Saya dengar nanti Dishub seluruh Indonesia akan diundang. Saya minta nanti dari polisi, terutama Polair, dan saya perintahkan Polair untuk bantu dalam rangka untuk menegakkan aturan itu," kata Tito di gedung PTIK, Jakarta Selatan, Rabu (4/7/2018).

Tito menambahkan domain untuk pengawasan transportasi laut memang ada ditangan Kementrian Perhubungan. "Yang pertama memang lebih banyak domain Kemenhub sebagai regulator dan pengawas. Polri tugas hanya membantu, terutama penegakan hukum ya," ujar Tito.

Tito menekankan penegakkan hukum kasus 2 kapal motor yang kecelakaan yakni KM Sinar Bangun dan KM Lestari Maju masih terus berjalan. Ia menegaskan tak pandang bulu siapapun yang terlibat lalai dalam kecelakaan tersebut akan diproses.

"Kalau ada pelanggaran hukumnya, misal kecelakaan, life jacket-nya nggak ada, proses. Misalnya kejadian di Danau Toba, jangan hanya nakhodanya, tapi pengawas kelayakan itu, life jacket-nya nggak ada, nggak diawasi ya sudah jadikan tersangka saja," tegas Tito.[jat]

Komentar

x