Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 September 2018 | 18:46 WIB

Polisi Gagalkan Narkoba Pasokan Napi LP Madiun

Senin, 2 Juli 2018 | 22:43 WIB

Berita Terkait

Polisi Gagalkan Narkoba Pasokan Napi LP Madiun
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Polsek Wonokromo, Surabaya membekuk seorang kurir narkoba Dedy Christanto (32) warga di Jl Bali VI/84-B Kel Kejuron Kec Taman Kota Madiun. Barang bukti dua kantong plastik diduga berisi 100 butir ekstasi warna pink dan dua plastik besar berisi sabu dengan total berat 2 ons.

Kapolsek Wonokromo Kompol Gede Suartika tetap melakukan pengembangan dan penyelidikan, sehingga penyidik meriksa Dedy seorang kurir narkoba itu secara intensif.

"Sebab pelaku belum bersuara untuk siapa bandar dan mau dikirim kemana dua jenis narkoba sabu sama extasi tersebut," kata Kapolsek Wonokromo Kompol Gede Suartika, Senin (2/7/2018).

Namun Dedy hanya mengatakan kalau dua jenis narkoba senilai Rp300 juta, yakni 100 butir ekstasi dan sabu dengan berat 2 ons itu diambilnya dengan cara ranjau. Seperti waktu akan mendapatkan ekstasi, Sabtu (30/6/2018) lalu, pelaku mengambilnya dengan cara diranjau.

Tetapi saat pengambilan awal narkoba yang ada di kawasan Bunderan Waru, Sidoarjo diketahui adanya kedatangan polisi. Akhirnya sang bandar menentukan tempat pengambilan di sekitar Balongbendo Krian.

"Jadi pengambilan narkoba ini ditentukan sang bandar, karena di lokasi awalnya pengambilan narkoba diketahui kalau ada petugas mengintai akhirnya pindah ke daerah Krian," jelasnya.

Meskipun berpindah tempat anggota dapat memantau gerak gerik Dedy yang menuju ke daerah Balongbendo Krian, guna mengambil barang berupa satu kantong plastik besar berisi narkotika jenis ekstasi.

"Dua jenis narkoba didapat pelaku mau dibawa ke Madiun," ujar Dedy.

Dari pengakuan itu maka 100 butir ekstasi dan 2 ons sabu akan dipasokkan ke lapas di Madiun. "Saya belum bisa memastikannya, sehingga kami tetap mengembangankan kasus ini," tandas Gede.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal 114 ayat (2) UU RI no 35 tahun 2009 tentang Narkotika dan terancam hukuman pidana minimal 20 tahun penjara. [beritajatim]

Komentar

x