Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 19:35 WIB
 

1 Kompi Brimob Kejar KKSB di Puncak Jaya

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Senin, 2 Juli 2018 | 18:00 WIB
1 Kompi Brimob Kejar KKSB di Puncak Jaya
Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri mengirimkan satu kompi Brimob untuk mengejar para pelaku Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) menghadang dan menembaki yang menyebabkan satu anggota Brigadir Sinton Kabarek dan Kepala Distrik Torere Obaja Froaro.

"Brimob kan sudah diperbantukan ke sana untuk mengejar, kalau tidak salah satu kompi (100 personel) sudah ke sana," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Mabes Polri, Senin (2/7/2018).

Setyo menjelaskan berbagai upaya akan dilakukan untuk mengejar dan menangkap kelompok KKSB. Medan di Puncak Jaya yang berat membuat Polri membagi dua tim untuk menangkap para pelaku.

"Dari Polres puncak jaya kemarin sudah menurunkan dua tim, satu tim menyusur hutan dan satu tim dengan pesawat twin otter kecil terbang ke sungai mamberamo cukup besar, kendalanya arus kuat, sampai sekarang belum mendapatkan informasi lain karena di sana sinyal nggak ada. Kita susah untuk komunikasi," jelas Setyo.

Setyo menambahkan anggota yang ditugaskan untuk mengejar pelaku dilengkapi dengan body sistem guna menghindari jatuh korban. Selain itu, dari TNI juga ikut membantu.

"Oh pasti (body sistem) untuk pengamanan. TNI sudah kita minta bantuan," terang dia.

Setyo mengakui bahwa kelompok ini sulit untuk dideteksi. Medan yang berat di puncak Jaya menjadi salah satu alasannya. Namun, ia memastikan Polri akan melindungi masyarakat Papua dari serangan kelompok KKSB.

"Mereka liat kita, kita tidak liat mereka. Artinya kita tidak tau dari mana tiba-tiba mereka menyerang. Ini yang menjadi kendala, kita selalu tidak hanya menyelamatkan diri, kita harus selamatkan masyarakat. Kita tidak bisa bicara, Polri yang penting selamat, itu kita ndak bisa. Jadi tugas Polri, bahwa secara umum melindungi harta jiwa masyarakat. Ini menjadi tugas kita ketika masyarakat diserang kita harus amankan masyarakat, diri dan balik mereka," ungkap dia.

Sebelumnya, kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) menghadang dan menembaki 9 anggota Polri dan kepala Distrik Torere usai mengawal jalannya pemilihan Gubernur di Puncak Jaya, Papua pada 27 Juni 2018.

Dalam insiden ini, Kepala Distrik Torere Obaja Froaro gugur terkena tembakan. Sementara 7 anggota lainnya berhasil selamat. Selain Brigadir Sinton, masih ada satu anggota lagi yang belum ditemukan yakni Ipda Jesayas H Nusi.[jat]

Komentar

x