Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 15 Oktober 2018 | 19:03 WIB

7 Pembunuh Anak Punk Masih Buron

Senin, 2 Juli 2018 | 09:49 WIB

Berita Terkait

7 Pembunuh Anak Punk Masih Buron
(Foto: Beritajatim)

INILAHCOM, Jombang - Tujuh anak yang masih berusia belasan menjadi DPO (daftar pencarian orang) Polres Jombang. Mereka adalah para pelaku penganiayaan terhadap temannya sendiri hingga meregang nyawa.

Sementara, empat pelaku lainnya berhasil dibekuk oleh korps berseragam coklat. Mereka ditangkap di sejumlah tempat. Mulai di rumah hingga di tempat nongkrong. "Ada tujuh pelaku yang masih buron. Kita sudah mengantongi identitasnya," ujar Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi, Senin (2/7/2018).

Dalam menghabisi korban berinisal MAF (15), warga Jl Empu Nala 42, Desa Bolongsari, Kodya Mojokerto, para pelaku mengniaya secara bersama-sama. Bukan hanya menggunakan tangan kosong, namun juga memakai dua batang dahan pohon sepanjang satu meter lebih.

Gatot menyebut, tujuh pelaku yang masih buron adalah SDI (14), SIF (17), DKY (17), WDD (17), dan KLT (17), yang merupakan warga Jombang. Kemudian satu pelaku lagu adalah AGG (17), warga Surabaya.

Sedangkan empat pelaku yang tertangkap, KS (16), warga Desa Subentoro, Kecamatan Mojoagung, WK (16) warga Desa Mojolegi, Kecamatan Mojoagung, Mohammad Johan (18), warga Desa Grobogan, Kecamatan Mojowarno, serta MM (17), asal Desa Banyualit, Tanah Merah, Bangkalan, Madura.

Sebelumnya, pembunuhan bermula dari acara parpisahan salah satu anak punk yang ingin pergi bekerja ke Kalimantan. Acara itu diisi dengan pesta miras di tepi sungai Dusun Sedah, Desa Japanan, Kecamatan Mojowarno, Jombang, Jumat (29/6/2018) malam.

Ada 11 anak yang ikut dalam pesta miras tersebut, termasuk korban. Di tengah acara, korban berlaku tidak sopan dengan cara merebut rokok yang tengah dinikmati salah satu tersangka DKY. Karena tersinggung, DKY kemudian menganiaya korban. Hal itu diikuti oleh teman-temannya yang lain.

Korban ditendang, bahkan dipukul menggunakan dua batang kayu. Malam itu, MAF roboh tak sadarkan diri. Selanjutnya, oleh tersangka WDD dan MJ, korban dinaikkan ke sepeda motor Suzuki Satriya F. Mereka hendak mengantarkan korban ke rumahnya. Pagi harinya korban ditemukan warga dalam kondisi tak bernyawa. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x