Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 26 September 2018 | 12:52 WIB

Fenomena Asyik Bukan Hal Baru di Pilgub Jabar

Oleh : Agus Irawan | Sabtu, 30 Juni 2018 | 12:12 WIB

Berita Terkait

Fenomena Asyik Bukan Hal Baru di Pilgub Jabar
Peneliti SMRC Djayadi Hanan - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Peneliti SMRC Djayadi Hanan, menilai fenomena meningkatnya pilihan masyarakat seperti pasangan calon Sudrajat-Syaikhu di Pilgub Jawa Barat 2018 pernah terjadi sebelumnya.

Ia membandingkan fenomena tersebut dengan yang terjadi pada pasangan calon Rieke Diah Pitaloka-Teten Masduki saat Pilgub Jabar 2013 yang dimenangkan Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar.

"Sebetulnya fenomena itu bukan baru. Pada Pilgub 2013 di Jawa Barat hal yang sama terjadi. Paslon Rieke-Teten pada survei SMRC, Maret mendapat 11,2 persen, tapi di hari H, mereka nomor 2 dan memperoleh 29 persen," kata Djayadi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/6/2018).

Djayadi mengungkapkan, elektabilitas Ahmad Heryawan-Deddy Mizwar di survei lima tahun lalu masih di bawah Dede Yusuf-Laksamana. Akan tetapi, hasil akhirnya suara dimenangkan oleh Aher-Deddy di Pilgub Jabar.

"Waktu itu Aher sedikit kalah dengan Dede Yusuf pada dua minggu menjelang pencoblosan. Pada akhirnya, Aher nomor 1 dan nomor 3 Rieke - Teten dan ditentukan quick count," ungkapnya.

Diketahui, pasangan calon, Sudrajat - Syaikhu memperoleh elektabilitas yang sangat rendah dalam berbagai survei Pilgub Jawa Barat. Posisinya dibawah Ridwan Kamil - Uu Ruzhanul dan Deddy Mizwar - Dedi Mulyadi.

Tetapi Sudrajat-Syaikhu mendapat posisi kedua dibawah Ridwan Kamil-Uu. Hingga kini paslon Asyik masih menunggu hasil resmi yang difinalkan oleh KPU Jabar.

Komentar

x