Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 September 2018 | 21:07 WIB

Penyelenggara Pemilu Asia Apresiasi ESP Bawaslu

Oleh : Agus Irawan | Kamis, 28 Juni 2018 | 23:52 WIB

Berita Terkait

Penyelenggara Pemilu Asia Apresiasi ESP Bawaslu
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta -,Bawaslu menyelenggarakan program pertukaran pengetahuan tentang pengawasan pemilu bertajuk Electoral Studies Program 2018 dengan tema 'Electoral Supervisory to Enhance Electoral Justice in the 2018 Indonesia Local Elections'.

Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI, Fritz Edward Siregar menyebutkan, program ini diikuti penyelenggara pemilu di Asia, lembaga pemantau pemilu internasional, praktisi dan ahli pemilu.

"Program ini juga akan menjadi platform untuk pertukaran pengetahuan di antara para praktisi pemilu untuk mengidentifikasi potensi masalah yang mungkin timbul selama pemilu terutama karena meningkatnya intoleransi dan perpecahan dalam masyarakat Indonesia melalui penegakan keadilan pemilu," kata Frizt, Kamis (28/6/2018).

Dia mengungkap, tujuan dari program ini adalah menyediakan platform bagi stakeholder pemilu nasional dan internasional untuk pertukaran informasi terkait dengan pemilu Indonesia dan keadilan pemilu melalui pengawasan pemilu dan pemantauan pemilu.

"Memperkuat kerjasama di antara para peserta untuk secara kolaboratif mempromosikan dan mendukung pemilu yang demokratis dalam menghadapi kemunduran demokrasi," ujarnya.

Forum ini telah dapat mencapai hasil, di antaranya. " Pertama, peningkatan pemahaman tentang pemilu Indonesia dan peran Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan lembaga pengawasan/pemantauan lainnya di Asia dalam memberikan keadilan pemilu," jelasnya.

Kemudian, kedua adalah penguatan kerjasama di antara para peserta, penyelenggara pemilu dan organisasi masyarakat sipil.

Kegiatan selama tiga hari tersebut mampu menyerap beberapa hal diantaranya gagasan untuk membangun aliansi stretegis di level Asia dan global dalam memperkuat keadilan pemilu dengan melibatkan negara-negara tetangga dan masyarakat sipil.

Selain itu, membuka peluang kerja sama bilateral dan multilateral dalam bidang IT dan manajemen pengawasan terkait partisipasi masyarakat serta pengembangan basis data (data base)

"Usulan untuk mengembangkan alat dan indikator atau indeks yang dimilki oleh Bawaslu agar dapat juga digunakan oleh pengguna di Asia dan mendukung kegiatan pemantauan dan pengawasan pemilu di negara lainnya," ungkapnya. [ton]

Komentar

x