Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 25 September 2018 | 01:32 WIB

Merintangi KPK,Fredrich Divonis 7 Tahun Penjara

Oleh : Fadhly Zikry | Kamis, 28 Juni 2018 | 17:28 WIB

Berita Terkait

Merintangi KPK,Fredrich Divonis 7 Tahun Penjara
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Majelis hakim Tipikor memvonis Fredrich Yunadi tujuh tahun penjara dan denda Rp 500 juta subsider kurungan lima bulan penjara atas dugaan merintangi penyidikan KPK terkait kasus e-KTP.

Hakim menilai Fredrich terbukti secara sah dan meyakinkan merintangi penyidikan KPK terhadap Setya Novanto dalam kasus mega korups ini. Putusan ini dibacakan Ketua Majelis Hakim Saifuddin Zuhri.

"Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa dengan pidana penjara selama tujuh tahun ditambah denda sebesar Rp500 juta dengan ketentuan bila tidak dibayar maka diganti dengan pidana kurungan selama lima bulan,"
kata Ketua Majelis Hakim Saifuddin Zuhri saat sidang, Kamis (28/6/2018).

Hakim juga menilai Fredrich sengaja menyuruh kliennya untuk tidak memenuhi panggilan lembaga antirasuah dalam pemeriksaan perkara e-KTP.

"Fakta hukum di atas terdakwa sengaja menyuruh Novanto tidak memenuhi panggilan KPK dan harus ada izin Presiden. Terdakwa juga meminta surat keterangan medis Novanto kepada dokter Michael namun ditolak karena belum diperiksa, unsur mencegah merintangi penyidikan telah terpenuhi," lanjut hakim.

Selain itu, hakim mengungkapkan yang memberatkan atas vonis Fredrich karena pengacara kontroversial ini dinilai tidak kooperatif selama pengusutan kasus.

"Hal yang memberatkan, terdakwa tidak mengakui perbuatan dan tidak berterus- terang, tidak membantu pemerintah untuk mendukung program pemberantasan korupsi, terdakwa menunjukkan sikap tutur kata kurang sopan dan mencari-cari kesalahan pihak lain," jelas Hakim Saifuddin.

Sedangkan hal yang meringankan adalah Fredrich belum pernah dihukum dan memiliki tanggungan keluarga. Fredrich dinilai terbukti melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 Ayat 1 ke-1 KUHP.

Vonis ini lebih ringan dari tuntutan jaksa sebelumnya yang menuntut Fredrich dengan pidana 12 tahun denda Rp600 juta subsider enam bulan kurungan penjara.

Komentar

x