Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 16 Juli 2018 | 08:03 WIB
 

Data Prabowo Soal Utang Rp9.000 T Dipertanyakan

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Rabu, 27 Juni 2018 | 00:11 WIB
Data Prabowo Soal Utang Rp9.000 T Dipertanyakan
Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab), Pramono Anung - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab), Pramono Anung mempertanyakan sumber data utang Indonesia yang disampaikan oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mencapai Rp9.000 triliun.

Menurut dia, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (SMI) berkali-kali menyampaikan jumlah utang sekitar Rp4.000 triliun yang merupakan akumulatif dari seluruh utang pemerintahan sebelumnya.

"Jadi kalau datanya Rp9.000 triliun dari mana, karena data yang ada di Menteri Keuangan sekitar segitu (Rp4.000 triliun)," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan, Selasa (26/6/2018).

Sementara Tenaga Ahli Utama Kedeputian IV bidang Komunikasi Politik dan Diseminasi Informasi Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin juga mempertanyakan data Prabow Subianto itu. Menurut dia, jangan sampai Prabowo diberikan informasi data yang tidak valid.

"Mudah-mudahan teman-teman yang memberikan informasi kepada Pak Bowo itu adalah data-data yang validitasnya bisa dipertanggungjawabkan. Jangan data-data yang bisa menjorokin Pak Bowo, kasian. Karena itu kan pernyataan keluar dari tokoh seperti Mas Bowo, gitu loh," ujarnya.

Jadi, Ngabali berharap agar semua data-data yang disampaikan kepada Prabowo adalah data-data yang benar-benar bisa dipertanggungjawabkan validitasnya.

"Tapi, kalau data-datanya adalah data-data yang tidak valid, data -data yang terkesan memfitnah, data data yang tidak benar, kan sayang," tandasnya.

Untuk diketahui, Prabowo memaparkan data utang pemerintah sebesar Rp 4.060 triliun, BUMN Rp 630 triliun dan lembaga keuangan publik Rp 3.850 triliun sehingga kalau ditotal hampir Rp 9 triliun.

Kemudian, Prabowo menampilkan slide tentang utang yang sumbernya dari Statistik Utang Sektor Publik Indonesia, Kementerian Keuangan, 2018, Asumsi Kurs Rp 14 Ribu Per Dolar AS, per tutup tahun 2017. [ton]

Komentar

x