Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 22:17 WIB

Jambret, Dua ABG Dipenjara 2 Tahun

Senin, 25 Juni 2018 | 19:33 WIB

Berita Terkait

Jambret, Dua ABG Dipenjara 2 Tahun
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Surabaya - Hakim Hizbullah Idris menjatuhkan hukuman dua tahun delapan bulan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas 1 Blitar karena terbukti melakukan jambret.

Putusan ini dibacakan di ruang sidang anak pada Pengadilan Negeri (PN) Surabaya, Senin (25/5/2018).

Dua ABG penjambret tersebut adalah DPA (17), warga Jalan Mojo Kidul, dan OGP (15), warga Jalan Mojo Klanggru Lor. Pada sidang tertutup di PN Surabaya itu, hakim Hizbullah Idris menjelaskan bahwa kedua terdakwa ini terbukti membawa senjata tajam (sajam) yang digunakannya untuk menjambret. " Ini sesuai dengan pasal 365 ayat (2) ke-1 KUHP jo UU No 11/2012 tentang sistem peradilan pidana anak," ujar hakim Hizbullah.

Pidana yang dijatuhkan hakim ini lebih ringan daripada tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU). Pada sidang sebelumnya, JPU Irene Ulfa menuntut hakim menjatuhkan pidana selama empat tahun pada kedua terdakwa. Putusan hakim ini lebih ringan karena kedua terdakwa belum pernah dihukum. "Kami menerima putusan ini karena vonis yang dijatuhkan tak berat," jelas penasehat hukum terdakwa, Fariji dari LBH LACAK.

Begitu pula dengan JPU Irene Ulfa yang menerima putusan hakim ini karena sudah sesuai dengan pasal yang didakwakan.

Untuk diketahui, kedua terdakwa beraksi bersama dua pelaku lainnya yakni, RK (berkas terpisah) dan Bebek (DPO) di perempatan traffic light (TL) Mulyorejo tepatnya Jalan Ir Soekarno.

Mereka mengendarai dua motor, dimana DPA berboncengan dengan RK, dan OGP bersama Bebek. Saat melihat korban, Endang Aryani dibonceng Sintya Ferial Ningsih, pelaku membuntutinya dan memepet sambil RK mengacungkan senjata tajam.

Karena ketakutan, korban menghentikan motornya dan RK lalu menarik tas berisi uang Rp 500 ribu. Aksi bandit pelajar ini dipergoki petugas Polsek Mulyorejo dan bisa meringkusnya. [beritajatim]

Komentar

x