Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 15 November 2018 | 18:40 WIB

Tujuan SBY bukan Menyerang TNI, Polri & BIN

Oleh : Fadhly Zikry | Minggu, 24 Juni 2018 | 08:00 WIB

Berita Terkait

Tujuan SBY bukan Menyerang TNI, Polri & BIN
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Presiden RI Keenam Susilo Bambang Yudhoyono kembali melontarkan kritik terhadap oknum TNI, Polri dan BIN terkait pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak.

Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, tujuan SBY agar ketiga institusi tersebut tidak terjebak dengan rayuan politik

"Tujuan beliau bukan untuk menyerang intitusi BIN, POLRI maupun TNI. Akan tetapi karena kecintaan beliau kepada institusi tersebut supaya tidak ada yang kemudian bermasalah karena melanggar UU," kata Ferdinand kepada INILAHCOM, Sabtu (23/6/2018).

Sebelumnya, SBY mengatakan adanya ketidak netralan oknum TNI, Polri dan BIN dalam Pilkada 2018. Hal itu disampaikan SBY dalam konfrensi pers usai kampanye untuk pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi di Bogor, Jawa Barat.

"Jadi tujuan utamanya itu, jangan sampai adik-adik beliau di BIN, Polri, TNI ada yang kena sanksi UU karena berpolitik," tandas Ferdinand.

Tak hanya menyampaikan kritik, SBY juga menyampaikan adanya penggeledahan yang terjadi terhadap rumah dinas Deddy Mizwar saat menjabat Wakil Gubernur Jawa Barat yang dipimpin Pejabat Gubernur Jawa Barat Komjen M Iriawan. Namun hal tersebut sudah dibantah oleh Pemprov Jabar. Kepala Bagian Rumah Tangga Biro Umum Setda Provinsi Jawa Barat, Dedi Apendi membantah adanya penggeledahan yang dilakukan di rumah dinas Deddy Mizwar.

"Kalau ada yang merasa tidak nyaman dengan ucapan saya dan ingin menciduk saya, silakan," kata SBY di Bogor. [fad]

Komentar

x