Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 24 September 2018 | 15:42 WIB

Tanggapan Jubir PSI Sikapi Waketum Gerindra

Oleh : Ajat M Fajar | Kamis, 21 Juni 2018 | 23:05 WIB

Berita Terkait

Tanggapan Jubir PSI Sikapi Waketum Gerindra
(Foto: psi.id)

INILAHCOM, Jakarta - Juru bicara Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Dedek Prayudi tidak habis pikir dengan tanggapan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Ferry Juliantono.

Pasalnya mereka mengkritik Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menggunakan data.

Sebelumnya, Dedek atau akrab disapa Uki ini menilai, Prabowo telah menggunakan politics of fear atau menebar ketakutan untuk memenangkan calon Gerindra di Pilkada 2018.

"Saya kritik dengan data, dibalas dengan sebutan penjilat. Kami mendukung Jokowi sesuai nurani, didasari data kredibel, " katanya melalui media twitter, Kamis (21/6).

Dia bahkan membalas tudingan penjilat yang disampaikan oleh Ferry. Pasalnya, Uki merasa heran dengan sikap aktivis 98 itu yang mendukung Prabowo.

"Bagi kami penjilat itu adalah aktifis 98 yang hari ini justru mencapreskan Jenderal yang dulu diminta untuk diadili. #tanyakenapa," tutupnya.

Untuk diketahui, Ferry tekankan, pernyataan Dedek tersebut blunder. Justru, pidato Prabowo lebih banyak bersifat renungan untuk menenangkan (kontemplatif) dan penuh dengan ajakan agar calon Gerindra di Pilkada melakukan refleksi diri (reflektif).

"Siapa yang menebar ketakukan dimana-mana di seluruh dunia pernyataan pidato pemimpin politik ya sifatnya kontemplatif dan introspektif bukan menebarkan ketakutan," tegasnya, Kamis (21/6).

Ferry lalu menasehati Dedek. Kata dia, Dedek lebih baik berkonsentrasi terhadap upaya meloloskan PSI atas parliamentary treshold 2019 yang terbilang tinggi, yakni 4 persen.

"Sudahlah lebih baik temen temen psi berkonsentrasi aja supaya bisa lolos parliamentary treshold aja daripada mengomentari sesuatu yang belum tentu dipahami dengan benar. Kasihan, masih muda tapi sudah jadi penjilat kekuasaan," demikian mantan Aktivis 98 ini.[jat]

Komentar

x