Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 14 November 2018 | 06:36 WIB

Lebaran Tak Punya Uang, Pasutri Nekad Curi Motor

Jumat, 15 Juni 2018 | 13:29 WIB

Berita Terkait

Lebaran Tak Punya Uang, Pasutri Nekad Curi Motor
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Polsek Sukomanunggal menangkap pasangan suami istri (Pasutri) Fawaid (33) dan Rohimah (18) warga Lenteng Barat Kelurahan Nyeloh Kecamatan Kedungdung Sampang.

Kedua pasangan yang indekos bersama korban tidak bisa mengelak ketika polisi menunjukkan barang bukti.

"Ketika mencuri sepeda motor Yamaha Mio milik tetangganya kosnya, ternyata aksinya terekam CCTV," kata Kapolsek Sukomanunggal Surabaya AKP Muljono melalui Kanit Reskrim Iptu Misdianto, Jumat (15/6/2018).

Sehingga setelah aksi pencurian sepeda motor bernopol L-3249-FU warna Merah yang terparkir dalam kos dengan keadaan terkunci setir, besoknya tanggal 14 Juli 2018 pemilik lapor ke mapolsek.

Usai mendapatkan laporan korban, polisi melakukan penyelidikan hingga mengumpulkan data berupa rekaman CCTV guna mengungkap kasus pencurian tersebut.

"Hasil rekaman diketahui kalau pencurinya itu seorang laki-laki bersama istrinya yang diketahui juga tinggal satu indekos dengan korban," lanjutnya.

Akhirnya polisi meminta korban datang ke mapolsek untuk melihat rekaman CCTV tersebut, begitu mengetahui kalau pencurinya adalah tetangga kosnya, polisi langsung memburu pasutri di Madura sampai tertangkap.

"Motor curian itu dibawa ke tempat asalnya," imbuh Misdianto.

Petugas telah amankan Fawaid dan Rohimah yang telah lima tahun menikah beserta barang bukti berupa satu lembar STNK sepeda motor milik korban dan satu unit sepeda motor Yamaha Mio nopol M-4973-PB warna putih sarana pelaku.

Masih kata Misdianto, meskipun pelaku kepada polisi mengaku kalau aksinya dilakukan baru pertama kali.

Tetap kasusnya dikembangkan karena diduga pelaku ini saat beraksi tidak hanya sama istrinya tapi juga sama orang lain.

Sementara dari pengakuan sang suami, bahwa dirinya nekat melakukan pencarian itu lantaran terdesak atas kebutuhan menjelang lebaran tahun ini.

"Rencana mau dijual dan uangnya buat tambahan lebaran di desa," kata singkat Fawaid saat ditanya penyidik. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x