Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 15 Agustus 2018 | 11:10 WIB

Pembekuan Akun Twitter Dinilai Jauh dari Demokrasi

Oleh : Agus Irawan | Kamis, 14 Juni 2018 | 22:32 WIB
Pembekuan Akun Twitter Dinilai Jauh dari Demokrasi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra, Andre Rosiade mengatakan, pembekuan sejumlah akun di Twitter atau terkena suspend, yakni@Lawan PolitikJKW milik Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat , Feedinand Hutahean karena ketidaknyamanan penguasa dengan gerakan-gerakan yang ada di media sosial.

"Kita lihat semua medsos menyuarakan 2019GantiPresiden. Mungkin hal ini menyebabkan pihak penguasa, saya tidak menuding pemerintah, tapi orang berkuasa yang tidak nyaman," kata Andre saat dihubungi INILAHCOM, Kamis (14/6/2018).

Andre mengungkap ketidaknyamanan penguasa dengan cara membuat kebijakan yang memicu kontroversi. Seperti Habib Rizieq Syihab.

"Ada kebijakan seperti take out IG Habib Rizieq saat ini men suspend Twitter," jelasnya.

Dia menyebutkan akun Twitter yang terkena suspend adalah jauh dari prinsip demokrasi. Seperti kembali ke jaman sebelum reformasi.

"Kalau dilihat seperti cara jama orde baru, padahal janji Pilpres 2014 demokrasi akan terbuka dan bebas berpendapat," ucapnya.

Sebelumnya, Menkominfo Rudiantara membantah adanya pembekuan sejumlah akun Twitter tersebut karena adanya kaitan pemerintah.

"Saya cek kantor dan tidak ada permintaan suspend dari Kominfo," katanya. [ton]

Komentar

x