Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 21 November 2018 | 14:01 WIB

Inilah Dugaan Atlet Paralayang Tewas

Rabu, 13 Juni 2018 | 09:48 WIB

Berita Terkait

Inilah Dugaan Atlet Paralayang Tewas
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Malang - Arif Eko Wahyudi Ketua Paralayang Jawa Timur mengatakan dugaan awal atlet paralayang junior, asal Jombang, Cherly Aurelia, (19) yang meninggal dunia saat terbang di Gunung Banyak, Kota Batu, pada Selasa, (12/6/2018) karena strap pada sabuk terlepas.

Analisis sementara, Cherly terjatuh karena strap pada dada dan kedua kakinya tidak terpasang sempurna. Kondisi itu lantas membuat parasut Cherly mengalami Stall hingga terjatuh.

"Saat diatas parasut kolaps mengalami stall hingga terjatuh. Dari analisis yang dilakukan oleh tim, maka kita melihat strap pada bagian dada dan strap di kaki posisi tidak terpasang sempurna," kata Arif.

Hal itu diketahui setelah, petugas dilapangan mendatangi lokasi korban jatuh di perbukitan sekitar areal landing. Saat melakukan penerbangan kondisi kecepatan angin cukup bagus dengan kecepatan sekitar 3 sampai 5 kilometer per jam.

"Cuaca tadi pagi sangat ideal buat penerbangan. Sebelum take off Sugik salah satu instruktur, bertanya ke Cherly apakah sudah terpasang semua alat, dijawab sudah oleh Cherly," ujar Arif.

Menurut Arif, Cherly telah memiliki lisensi dengan rating PL-1 dan diperbolehkan terbang secara mandiri. Warga Jatigedong, Ploso, Kabupaten Jombang ini telah memiliki pengalaman terbang sebanyak 40 kali atau sekitar 3,5 jam.

"Kita belum bisa mengambil kesimpulan itu terlepas saat take off atau belum terpasang, kita akan terus kumpulkan fakta dan data untuk menyimpulkan ini. Atas kejadian ini kita akan lakukan investigasi dan membuat sistem keamanan lain," tandas Arif. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x