Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 01:51 WIB

Baliho Bergambar Mbak Puti Batal Dirobohkan

Selasa, 12 Juni 2018 | 13:58 WIB

Berita Terkait

Baliho Bergambar Mbak Puti Batal Dirobohkan
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Blitar - Penertiban baliho peringatan Bulan Bung Karno di Jalan A Yani Kota Blitar oleh Panwaslu setempat gagal dilaksanakan, Selasa (12/6/2018). Kegagalan karena pencopotan bando bergambar Presiden RI pertama Soekarno dan cucunya Puti Guntur Soekarno, yang juga Calon Wakil Gubernur Jawa Timur nomor urut dua itu mendapatkan perlawanan dari kader PDI Perjuangan Kota Blitar.

Di lokasi terlihat ada anggota Panwaslu bersama aparat gabungan dari Kepolisian dan Satpol PP. Petugas berniat menurunkan bando yang dinilai melanggar kampanye Pilgub Jatim. Namun, para kader PDIP Kota Blitar dan simpatisan sudah berkumpul di lokasi.

Massa PDIP menghadang petugas yang hendak melepas bando untuk memperingati Bulan Bung Karno. Kedua belah pihak (Panwaslu dan massa PDIP) akhirnya terlibat adu mulut. Simpatisan PDIP ngotot menolak pelepasan bando.

Wakil Ketua Bidang Perekonomian dan Pemberdayaan Masyarakat DPC PDIP Kota Blitar, Dedik Hendarwanto mengakui, PDIP telah memasang bando tersebut untuk memperingati Bulan Bung Karno. Tidak ada tendensi kampanye dalam pemasangan bando itu.

"Soal ada gambar cawagub Jatim, Puti Guntur Soekarno pada bando, itu memang keputusan kader PDIP Kota Blitar. Gambar cucu Bung Karno itu sebagai presentasi Bung Karno," kata Dedik Hendarwanto.

Kedua belah pihak kemudian berdialog. Sementara hasil akhirnya disepakati Panwaslu batal melepas bando untuk memperingati Bukan Bung Karno yang ada gambar Cawagub Jatim, Puti Guntur Soekarno. Panwaslu akan melakukan negosiasi lagi dengan tim sukses pasangan calon itu.

"Urusan kami dengan tim sukses. Tapi ternyata bando ini dipasang oleh fraksi (PDIP Kota Blitar). Maka itu, kami akan melakukan negosiasi lagi dengan tim sukses," kata Ketua Panwaslu Kota Blitar, Mochlis Wibowo, di lokasi.

Semula Panwas mengira bando itu dipasang oleh tim sukses paslon. Namun setelah dikonfirmasi kepada pemasang, ternyata dipasang oleh Fraksi PDIP Kota Blitar.

Sementara itu, menurut pantauan Panwaslu ada indikasi pelanggaran pada bando Peringatan Bulan Bung Karno di Jl A Yani, Kota Blitar. Sebab ada gambar salah satu calon wakil gubernur Jatim pada bando peringatan Bulan Bung Karno. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x