Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 19:06 WIB

Golkar Tidak Perlu Ratapi Kepindahan Titiek

Oleh : Agus Iriawan | Selasa, 12 Juni 2018 | 10:45 WIB

Berita Terkait

Golkar Tidak Perlu Ratapi Kepindahan Titiek
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily

INILAHCOM, Jakarta - Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily mengakui pengaruh elektabilitas Partai Golkar akibat berpindahnya Titiek Soeharto ke Partai Bekarya.

"Saya tidak bisa menutupi kemungkinan pengaruh elektabilitas Partai Golkar akibat berpindahnya Ibu Titiek," kata Ace saat dikonfirmasi INILAHCOM melalui pesan singkat, Selasa (12/6/2018).

Ace mengungkapkan, kepindahan Titiek Soeharto ke partai politik lain merupakan hal yang wajar dan sebagai dinamika politik.

"Kami menilai bahwa kepindahannya Titiek bagian dari dinamika politik biasa yang kerapkali terjadi terhadap Partai Golkar pasca-reformasi," jelasnya.

Dia menilai Golkar tidak perlu meratapi kepindahan Titiek ke Partai Bekarya. "Kami harus sikapi dengan terus konsisten dengan program konsolidasi partai dan menjaga soliditas. Dengan cara itu kami akan menutupi kekurangan akibat peristiwa keluarnya Ibu Titiek dari Partai Golkar," ujarnya.

Soal apakah akan berpengaruh terhadap elektabilitas Partai Golkar? "Kita lihat nanti hasilnya di tahun 2019 nanti. Namun kami yakin bahwa Partai Golkar merupakan partai terbuka dan mandiri," tegasnya.

Selain itu, Golkar tidak tergantung pada seseorang atau keluarga tertentu. "Kader partai Golkar bisa keluar dan kami akan tetap menumbuhkan kader-kader lain yang siap menggantikan Ibu Titiek," ucapnya.

Sebelumnya Siti Hediati atau sapaan akrabnya Titiek Soeharto memutuskan pindah dari Partai Golkar ke Partai Bekarya.

Kepergian Titiek bakal menimbulkan kerugian bagi Golkar. Salah satunya, Golkar berpotensi kehilangan suara di DIY.

Dalam Pemilu 2014, Titiek sebagai anggota DPR Golkar dari Yogyakarta menmpati posisi kelima di Yogyakarta dengan memperoleh 193.806 suara atau 9,42 persen.

Titiek memperoleh suara 61,655 , maka Golkar akan kehilangan suara para pemilih Titiek di 2014.

Sebelumnya, Sekrtaris Dewan Kehormatan Golkar, Priyo Budi Santoso lebih dulu memutuskan pindah dari Partai Golkar ke Partai Bekarya. Setelah pindah Priyo mendapat jabatan sebagai Sekjen Bekarya. [rok]

Komentar

x