Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 19 September 2018 | 07:24 WIB

Partai Berkarya dan Gerakan Hejo Dukungan RINDU

Oleh : Ajat M Fajar | Senin, 11 Juni 2018 | 20:25 WIB

Berita Terkait

Partai Berkarya dan Gerakan Hejo Dukungan RINDU
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Bandung - Mendekati hari pencoblosan 27 Juni mendatang, dukungan untuk paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) terus mengalir.

Setelah dukungan dari berbagai organisasi dan pergerakan di daerah, kini dukungan datang dari Partai Berkarya dan organisasi Gerakan Hejo.

Partai berkarya besutan Tommy Soeharto dan Gerakan Hejo, komunitas lingkungan ini mendeklarasikan dukungannya kepada Rindu di Pasir Impun, Bandung, Minggu, 10 Juni 2018.

Pada acara itu, Partai Berkarya dan Gerakan Hejo menerima kaos dan jaket Relawan Rindu Juara sebagai simbol dukungan mereka kepada pasangan Rindu.

"Sesuai aspirasi dan harapan rakyat Jabar, dan memperhatikan usulan sesepuh kami, Pak Solihin GP, serta penegasan dari DPP, maka kami jatuhkan dukungan Partai Berkarya kepada Rindu dan kami siap memenangkan Rindu" kata Ketua DPW Partai Berkarya (PB) Jawa Barat Eka Santosa yang juga ketua DPP Gerakan Hejo ini pada acara deklarasi tersebut.

Menurut dia, pilihan PB jatuh kepada Rindu, karena pihaknya sudah mengenal Kang Emil sebagai sosok pemimpin yang berprestasi dengan segudang kelebihan yang dimilikinya. Apalagi wakilnya, Kang Uu merupakan bagian dari keluarga besar Hejo.

"Kami sudah beberapa kali bertemu dan berkomunikasi dengan Kang Uu, sehingga dukungan kami kepada Rindu semakin mantap," ujarnya.

Di injury time ini, PB pun segera membentuk tim kerja pemenangan Rindu dengan menunjuk Wakil Ketua DPW partai Berkarya Deny Tudirahayu sebagai koordinator pemenangan Rindu. "Di sisa waktu ini kami harus bekerja cepat dan all out dan berkoordinasi dengan DPD, terutama di daerah yang masih lemah suara Rindu untuk berjuang memenangkan Rindu," kata Deny.

Adapun alasan Gerakan Hejo mendukung Rindu, menurut Eka, karena Ridwan Kamil dinilai sebagai calon gubernur yang kompeten untuk mengatasi permasalahan lingkungan di Jabar.

"Kerusakan lingkungan kita sudah luar biasa. Sungai dan hutan sudah rusak, begitupun pantainya. Kita berhadapan dengan dehumanisasi di masyarakat bawah sehingga membutuhkan gubernur yang kuat untuk membawa perubahan untuk Jabar lebih baik," kata Eka.

Menanggapi dukungan tersebut Kang Emil mengaku sangat beryukur dukungan terus mengalir disisa waktu 17 hari jelang pencoblosan ini. "Inilah keindahan yang Allah berikan di waktu terbaik. Akhirnya dari mereka ada pilihan di waktu-waktu terakhir. Intinya Semua indah pada waktunya," ucap walikota terbaik 2017 versi Kemendagri ini.

Menurut dia, dukungan tersebut, akan memperkuat dan mempertajam persentase kemenangan Rindu. Partai Berkarya pun segera menkonsolidasikan kadernya dan memberikan arahan teknis di daerah untuk bekerja memenangkan Rindu.

Sebelum dukungan diberikan, di hadapan para elit Partai Berkarya, Kang Emil juga menjelaskan visi misi, program, hingga konsep lingkungan, kerakyatan dan poltiknya. Karena ada kesamaan cita-cita, maka Partai Berkarya pun menjatuhkan pilihannya kepada Rindu.

"Dengan betrambahnya dukungan ini, saya sangat optimis memenangkan kontestasi Pilgub Jabar 2018. Karena semakin banyak dukungan, tentunya semakin memperbesar elektabilitas Rindu dan Insya Allah dapat meraih kemenangan secara maksimal," katanya.

Jika takdirnya datang, ia menjadi gubernur Jabar, maka filosofinya adalah menjadikan kekuasaan sebagai kendaraan untuk membawa perubahan. Menurut Kang Emil dengan kekuasan, ia dapat membawa harapan-harapan rakyat Jabar, ke arah lebih baik.

Terkait masalah lingkungan, Kang Emil mengaku sudah punya cetak biru yang akan ia gunakan untuk mengatasi masalah tersebut. "Salah satu hadiah yang ingin saya sampaikan adalah buat cetak biru bernama resilience province untuk menghadapi kebencanaan," ungkap
Arsitek dan ahli tata kota ini.

Ia menjelaskan, cetak biru untuk menghadapi bencana sangat dibutuhkan. Hal inilah yang dimiliki negara maju yang rawan bencana seperti Jepang, sehingga mereka selalu siap dan bisa mengurangi resiko kerusakan saat dihadapkan dengan bencana besar.[jat]

Komentar

x