Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 22 September 2018 | 19:08 WIB

Serahkan Diri, KPK Periksa Intensif Walkot Blitar

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 8 Juni 2018 | 21:25 WIB

Berita Terkait

Serahkan Diri, KPK Periksa Intensif Walkot Blitar
Juru Bicara KPK Febri Diansyah - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wali Kota Blitar Muh Samanhudi Anwar dipastikan telah menyerahkan diri ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kepastian itu disampaikan Juru Bicara KPK Febri Diansyah kepada wartawan sesaat tadi.

"Wali Kota Blitar telah datang ke KPK dan saat ini sedang dalam pemeriksaan oleh penyidik KPK. Kami hargai penyerahan diri tersebut," kata Febri, Jumat (8/6/2018).

Namun, penyerahan diri walkot Blitar itu luput dari pengamatan wartawan di KPK.

Sementara untuk Bupati Tulungagung
Syahri Mulyo sampai malam ini belum menyerahkan diri ke KPK. Ia meminta petahana calon Bupati Tulungagung periode 2018-2023 itu untuk kooperatif.

"Sikap koperatif ini tentu akan baik bagi yang bersangkutan dan akan memperlancar proses hukum," kata dia.

Samanhudi maupun Syahri tak ikut terjaring dalam operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan tim penindakan KPK di Kabupaten Tulungagung dan Kota Blitar, Jawa Timur, pada Rabu (6/6/2018) kemarin.

Meskipun demikian, Samanhudi dan Syahri telah ditetapkan sebagai tersangka suap proyek pembangunan di lingkungan pemerintahan masing-masing.

Syahri diduga menerima suap terkait proyek peningkatan jalan, sementara Samanhudi terkait proyek pembangunan sekolah.

Penetapan tersangka mereka berdua hasil dari pengungkapan kasus dugaan suap lewat OTT. Dalam operasi senyap tersebut, tim penindakan KPK turut mengamankan uang sejumlah Rp2,5 miliar.

Samanhudi diduga menerima Rp1,5 miliar terkait proyek pembangunan sekolah di Blitar. Sedangkan Syahri diduga menerima Rp1 miliar.

Dalam kasus yang menjerat mereka, KPK turut menetapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Tulungagung, Sutrisno, Agung Prayitno, Bambang Purnomo, dan Susilo Prabowo sebagai tersangka. Mereka berempat telah ditahan usai ditetapkan sebagai tersangka semalam.[jat]

Komentar

x