Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 17 Oktober 2018 | 00:53 WIB

PDIP Unggul di Jabar dan Jateng

Oleh : Agus Irawan | Rabu, 6 Juni 2018 | 23:03 WIB

Berita Terkait

PDIP Unggul di Jabar dan Jateng
(Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Lembaga survei Charta Politika merilis hasil elektabilitas partai politik pada Pileg 2018. Hasilnya parpol lama masih berada di posisi teratas.

Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya mengatakan survei dilakukan pada 23-29 Mei 2018 pada empat wilayah yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Survei dilakukan dengan cara wawancara langsung terhadap 800 responden di Banten, 1200 responden di Jawa Timur dan 1200 responden di Jawa Barat, dengan menggunakan metode acak atau multistage random sampling dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Untuk survei di Banten, Partai Gerindra berada pada posisi pertama, disusul Golkar dan PDIP. Hasil tersebut menandakan cocktail effec atau efek tokoh dalam pilpres berpengaruh pada elektabilitas parpol terjadi di Banten.

"Prabowo ungguli Jokowi pada Pilpres di Banten, lebih pada Gerindra di tingkat pertama, Golkar masih diatas PDIP yang peringkat ketiga," kata Yunarto di Hotel Haris, Sudirman FX, Jakarta, Rabu (6/6/2018).

Dia menyebutkan tingginya elektabilitas Golkar di Banten karena adanya faktor dinasti Golkar yang telah dibangun. Bukan karena pilpres.

"Saat ada politisi Golkar ditangkap, anggotanya keluarganya menang," ucapnya.

Kemudian untuk di Jabar, PDIP meraih perolehan suara 22, 1 persen. PDIP lebih unggul dari Gerindra dan Golkar.

"Tapi yang menarik yakni Golkar siapapun capres- cawapresnya tetap berada di tiga besar, meski Airlangga menang capres atau tidak, dan Ketumnya masuk penjara, Golkar tetap tidak terpengaruh," ujarnya.

Dia menjelaskan, alasan utama memilih Golkar bukan karena tokohnya tetapi karena terbiasa memilih partainya.

Sementara itu, untuk Jateng, PDIP unggul jauh dibandingkan PKB dan PPP. Sementara Gerindra, turun ke posisi lima dibandingkan Jabar dan Banten.

"Untuk PDIP memperoleh 38,3 persen, Gerindra di Jateng jatuh, tidak masuk tiga besar," imbuhnya.

Sedangkan, di Jatim elektabilitas PKB mengungguli PDIP dan Gerindra. Untuk PKB mendapatkan perolehan suara 25,1 persen, PDIP 20,3 persen, dan Gerindra 10,0 persen.[jat]

Komentar

Embed Widget
x