Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 18 Agustus 2018 | 00:50 WIB

Polri Minta Tambahan Anggaran Berantas Terorisme

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Rabu, 6 Juni 2018 | 16:53 WIB
Polri Minta Tambahan Anggaran Berantas Terorisme
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Polri meminta tambahan anggaran sebesar Rp 44,4 triliun untuk penanganan tindak pidana terorisme. Anggaran ini nantinya digunakan untuk satgas antiteror di setiap polda.

"Satgas dulu hanya 16 di seluruh Indonesia. Dulu ada di setiap polda, tapi kita ciutkan jadi hanya 16 daerah yang mempunyai satgas (antiteror). Pemetaan kita, 34 polda ini ada sel-sel (teroris). Oleh sebab itu Bapak Kapolri minta Densus 88 membina satgas-satgas antiteror daerah. Jadi satgas antiteror daerah ini di bawah binaan Densus 88 Antiteror tapi mereka berada di Polda masing-masing," kata Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto di Silang Monas, Jakarta Pusat, Rabu (6/6/2018).

Setyo mengatakan anggaran Polri untuk tahun ini sudah mencapai lebih dari Rp100 triliun. Sementara pagu indikatif ya 60-70 triliun. Nantinya permintaan penambahan anggaran ini juga termasuk untuk gaji anggota.

"Anggaran kita tahun ini kan lebih dari Rp 100 triliun. Nah yang kemarin diajukan, pagu indikatifnya hanya Rp 60-70 triliun. Makanya minta tambahan lagi Rp 44,4 triliun kalau nggak salah. Itu termasuk belanja pegawai seperti gaji anggota," tutur Setyo.

Setyo mengatakan penambahan anggaran ini juga tak lepas dari kenaikan tunjangan kinerja (tukin) anggota Polri. Selain itu, sarana dan pra sarana untuk penyidikan juga perlu ditambah.

"Kan kita harapkan tunjangan kinerja kita naik. Sudah diumumkan Pak Presiden (jadi) 70 persen. Yang tadinya 53 persen sekarang 70 persen. Pasti lebih banyak perlu biaya. Kedua, belanja modal untuk beli peralatan IT. IT ini kan kadang 6 bulan sudah berubah, out of date. Nah kita memerlukan peralatan2 yang canggih untuk melakukan penyidikan, investigasi yang scientific," ungkapnya. [ton]

Komentar

x