Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 21 Oktober 2018 | 05:38 WIB

Soal Video Soeharto, PSI Didesak agar Minta Maaf

Selasa, 5 Juni 2018 | 17:37 WIB

Berita Terkait

Soal Video Soeharto, PSI Didesak agar Minta Maaf
Ketua Umum Generasi Muda Berkarya (GMB) Raden Andreas Nandhiwardana - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum Generasi Muda Berkarya (GMB) Raden Andreas Nandhiwardana menuntut Partai Solidaritas Indonesia (PSI) meminta maaf atas pencemaran nama baik Presiden RI kedua Soeharto dalam Video yang diunggahnya di media sosial beberapa waktu lalu.

"Kami meminta klarifikasi dan menuntut permintaan maaf dari PSI atas tuduhan-tuduhan yang menyudutkan Presiden Kedua Soeharto serta menurunkan semua video-video tersebut," ucap Andreas, Senin (4/6).

Menurutnya, tuduhan-tuduhan yang dilayangkan PSI terhadap Soeharto tidak mempunyai bukti yang kuat dan nyata. Selanjutnya, ia menunggu permintaan maaf dari PSI kepada Partai Berkarya serta keluarga besar Cendana.

"Jika sampai waktunya, mereka belum meminta maaf. Kami akan melakukan langkah-langkah yang tepat guna meluruskan opini yang berkembang ditengah masyarakat, karena hanya permintaaan maaf yang kami tunggu," tuturnya.

Sementara itu, Ketua Bid Polhukam DPP-GMB M Tasrif Tuasamu mengatakan, dalam hal ini PSI tidak mengajarkan cara beretika dalam berdemokrasi dan tidak fair.

Menurut dia, apabila PSI hanya sekedar membangun opini dan mendengarkan dari sebelah pihak, partai ini tidak memberikan pendidikan yang baik terhadap masyarakat Indonesia. Selanjutnya, ia akan melaporkan PSI kepada Bawaslu.

"Kita akan laporkan PSI ke Bawaslu karena terjadi fitnah, ada unsur fitnah di situ jadi ada beberapa tuduhan keji untuk menjatuhkan keluaga besar Soeharto. Saya pikir PSI dengan antek-anteknya harus cerdaslah dalam berpolitik," ujarnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x