Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 09:55 WIB

Satu Orang Jadi Tersangka Terduga Teroris Riau

Oleh : Ivan Setyadhi | Minggu, 3 Juni 2018 | 16:41 WIB

Berita Terkait

Satu Orang Jadi Tersangka Terduga Teroris Riau
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Satu dari tiga terduga pelaku teror yang ditangkap Detasemen Khusus 88 Antiteror di Fakultas Fisipol, Universitas Riau, pada Sabtu (2/6/2018) siang, resmi dijadikan tersangka.

Hal itu seperti disampaikan Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto saat menggelar konfrensi pers di Mabes Polri.

"Tersangka dengan inisial MNZ. Keterlibatannya bermaksud melakukan tindak pidana terorisme menggunakan bom atau bahan peledak dengan sasaran gedung DPR RI atau DPRD," ujar Setyo di Lobi Gedung Divisi Humas Mabes Polri, Jakarta Pusat, Minggu (3/6/2018). Sementara, dua orang yang ikut diamankan petugas masih berstatus saksi.

Sebagai barang bukti, dua bom pipa rakitan yang sudah jadi, dua busur panah, dan delapan anak panah serta satu senapan angin, video dari ISIS dan beberapa buku cara merakit bom, dan buku cara melakukan navigasi. Selain itu, sejumlah bahan peladak juga diamankan oleh pihak kepolisian.

"Serbuk putih nomor 1 teridentifikasasi sebagai TATP, yakni bahan peledak jenis high eksplosif yang merupakan campuran hidrogen peroxida (H2O2). Serbuk putih nomor 2 teridentifikasi merupakan potasium nitrat yang merupakan campuran bahan peledak," katanya.

Sebelumnya, Detasemen Khusus 88 Antiteror menangkap tiga orang terduga teroris dari kampus Universitas Riau, Kota Pekanbaru, Sabtu (2/6/2018). Dalam penangkapan itu Densus 88 menyita sejumlah barang yang diduga bom.

Bersama tiga terduga, Densus 88 juga menyita sejumlah bom rakitan. Tiga orang yang ditangkap adalah alumni Universitas Riau. Ketiganya adalah alumni Universitas Riau pada tahun 2002, 2004, dan 2005. Mereka berinisial Z, B, dan K. Terduga Z disebut alumnus Jurusan Pariwisata, sedangkan inisial B dan K adalah alumni Jurusan Komunikasi dan Administasi Negara FISIP Unri.

Komentar

Embed Widget
x