Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 16:49 WIB

DPR Masih Godog Pasal Hukuman Mati di RUU KUHP

Oleh : M Yusuf Agam | Sabtu, 2 Juni 2018 | 15:15 WIB

Berita Terkait

DPR Masih Godog Pasal Hukuman Mati di RUU KUHP
Anggota Panitia Kerja RUU KUHP Taufiqulhadi - (Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - DPR mengakui masih adanya pasal yang masih adanya pasal yang belum disepakati penuh dalam Revisi Undang-undang Kitab Undang-undang Hukum Pidana (RUU KUHP), meski disebut pembahasannya sudah rampung.

Adapun pasal yang belum tuntas dibahas itu ialah soal penerapan hukuman mati. Anggota Panitia Kerja RUU KUHP Taufiqulhadi mengatakan hingga saat ini pihaknya masih menggodog pasal tersebut.

"Menurut kami sudah selesai tapi ada pasal-pasal yang kami anggap memerlukan sebuah keputusan, kajian dan masukan lagi seperti hukuman mati," kata Taufiqulhadi di Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (2/6/2018).

Ia menambahkan, Panja DPR akan meminta pendapat dari seluruh fraksi-fraksi terkait penerapan hukuman mati. Namun, dirinya memastikan pimpinan Panja DPR sepakat bahwa hukuman mati masih diberlakukan untuk tindak pidana di Indonesia.

"Seperti hukuman mati, tetap diberlakukan dalam konteks kami di Panja, tetapi kita harus tanyakan ke fraksi juga setuju atau tidak. Itu harus ada keputusan sejumlah pasal itu," ucapnya.

Taufiqulhadi menjelaskan, pembahasan RUU KUHP ini sebetulnya sudah dibahas sejak lama. Akan tetapi, bila jajaran pimpinan dan anggota parlemen periode sebelumnya tidak merampungkannya, maka pembahasan di periode baru dimulai dari awal lagi.

Diperiode ini, ia mengklaim sudah menyelesaikan RUU KUHP 100 persen dengan sekira ratusan pasal-pasal didalamnya. Sebab itu, dia merasa percaya diri, nantinya payung hukum itu akan segera disahkan menjadi undang-undang.

"Ini akan menjadi kado spesial Hari Kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2018 nanti dari DPR RI," tandasnya.

Komentar

Embed Widget
x