Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 21 Agustus 2018 | 10:05 WIB

Mahfud MD Block Akun Haters

Oleh : Fadhly Zikry | Kamis, 31 Mei 2018 | 22:21 WIB
Mahfud MD Block Akun Haters
Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Mahfud MD, mengakui bahwa dirinya melakukan blacklist (block) terhadap akun-akun pembenci (haters).

Terlebih lagi pasca polemik gaji BPIP senilai Rp100 juta, Mahfud semakin banyak dikritik di twitter pribadinya @mohmahfudmd.

Mantan Ketua MK itu mengaku baru mempelajari cara mem-block seseorang. Sebelumnya dia mengaku tidak tahu jika ajkun haters bisa diblock.

"Dulu sy tak tahu kalau akun follower Twitter itu bs diblock, maklum sy agak gaptek. Kemudian sy dpt keluhan orng krn akunnya diblock, ada yg oleh Yusril, oleh Fadjroel, ada yg oleh FZ. Loh, bs toh diblock? Maka sy belajar cara ngeblock. Stlh itu sy blockir akun2 haters & buzzer," cuitnya.

Ya, saya bisa ngblocknya dgn tawa gembira. Mengapa? Krn haters itu ingin dijawab agar bs terbaca oleh followers sy yg lain. Maka jawaban sy "blockir", bkn memberi panggung utk numpang di-mention.

Mahfud pun mencontohkan terkait polemik gaji Rp100 juta. Sudah dibandingkan tapi tak ditulis. Sy bilang, "100 jt besar kalau dibandingkan dgn pendapatan dosen, tapi kecil kalau dibandingkan dgn pendapatan anggota DPR". Kalau haters, hanya nulis saya bilang kecil dan tanpa disambung dgn jika dibandingkan.

Namun ada pula netizen yang mempertanyakan alasan Mahfud memblock haters. "Katanya negarawan, harus nya kalau ada heaters itu dibina dan diberi contoh yang baik bukan di Block atau di binasakan, gimana jadi BPIP kalau ada orang yg belum paham dan tidak mengerti jadi langsung di binasakan juga ya pak?," tanya akun uyaq85.

"Biar dibina ole yang lain, atau datang kpd saya biar bisa bicara panjang, di dunia nyata, bkn di dunia maya. Kalau menghater dgn cuitan dan dibina dgn cuitan kan hanya 280 karakter. Block saja agar terhenti mengotori dunia maya," jawab Mahfud.

Seperti diketahui, Mahfud memang kerap aktif dimedis sosial. Terlebih lagi pasca terbitnya Perpres 42/2018 tentang gaji BPIP, banyak netizen yang mengkritik Mahfud. Mahfud pun sempat menjelaskan terkait gaji Rp100 juta tersebut. Salah satunya, Mahfdu mengaku gaji tersebut terbilang kecil jika dibandingkan dengan anggota DPR dan Menteri. Selain itu Mahfud juga menekankan bahwa BPIP tidak pernah meminta gaji kepada Presiden Jokowi. [fad]

Komentar

x