Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Selasa, 16 Oktober 2018 | 20:29 WIB

Lewat Medsos, Fahri Bicara Politik Bukan untuk ABG

Oleh : Ray Muhammad | Kamis, 31 Mei 2018 | 07:00 WIB

Berita Terkait

Lewat Medsos, Fahri Bicara Politik Bukan untuk ABG
(Foto: twitter)

INILAHCOM, Jakarta - Tingkah polah Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah di media sosial memang selalu menarik untuk diikuti publik. Kali ini, ia mengunggah foto bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang belakangan viral di dunia maya.

Adapun foto tersebut ialah potret yang menampilkan kebersamaan dirinya bersama Jokowi yang didampingi Ketua DPR Bambang Soesatyo dan politikus PDIP Masinton Pasaribu.

Dalam foto tersebut tampak Fahri yang mengenakan batik bernuansa merah tengah berbincang akrab bersama Jokowi yang berbatik biru sambil tertawa bersama.

Unggahan Fahri yang dipostingnya Rabu (30/5/2018) malam ini diberi judul olehnya "POLITIK BUKAN UNTUK YANG JIWANYA ABG". Di awal keterangan fotonya, ia pun mengakui gambar itu diunggah olehnya sebagai sikap atas viralnya keakraban dirinya dengan Jokowi.

Foto tersebut diketahui diambil saat momen acara Buka Puasa Bersama di Rumah Dinas Ketua DPR Bamsoet pada pekan lalu. Fahri mengatakan bahwa saat itu dirinya memang tengah bercengkrama dengan Jokowi.

"Belakangan ini, ada 2 gambar kami yang viral dan bikin heboh. Pertama gambar di awal puasa saat kami bercengkrama sehabis berbuka di Istana hari ke-2 Ramadhan. Yang kedua buka puasa ke-12 di rumah ketua DPR RI kemarin. Keduanya adalah momen silaturahim yang biasa," tulis Fahri.

Dia pun mengungkapkan bahwa beredarnya foto itu di jagad dunia maya memancing berbagai respon dari warganet, termasuk yang menyampaikan komentar bernada miring.

"Gambar ini yang dianggap oleh orang-orang yang tidak paham bahwa KRITIK ITU SEHAT, sebagai gambar yang ganjil. Mereka mengira bahwa kalau kita saling mengkritik di ruang publik maka kita tidak boleh mesra. Kalau bisa jangan bertemu dan bertegur sapa. Persis ABEGE," lanjutnya dalam keterangan foto.

Fahri lalu mengatakan bukan karena bertemu presiden lalu ruang publik kosong dari kritik. Menurutnya, jika itu terjadi merupakan hal yang ekstrem dan berbahaya dalam kultur di Indonesia.

"Kritik dianggap permusuhan tapi pertemuan sering hilangkan sikap kritis. Senang main belakang dan tak mau terus terang. Kultur ekstrem itu yang melahirkan dua peran ekstrem di sekitar kekuasaan," ujar Fahri di postingannya.

Selajutnya, ia menyampaikan pandangannya bahwa saat ini tengah terjadi pembungkaman kritik di tengah masyarakat. Berikut pemaparannya dalam keterangan foto tersebut:

"Ada peran yang tidak suka kritik lalu ingin membungkamnya dengan segala cara. Wabah ini sedang terjadi.
Lalu ekstrem lainnya adalah penjilat dan ABS (Asal Bapak Senang) padahal Kritik Itu Sehat

Pembungkaman sedang marak, dari sekedar pelarangan (bredel) sampai operasi penangkapan dan kriminalisasi terhadap yang dianggap berbeda dgn rezim.

Ini tidak saja terjadi di media tapi juga terjadi di kampus, tempat mimbar kebebasan akademik seharusnya dijaga.

Para penjilat di sekitar kekuasaan manapun selalu menawarkan jalan pintas pengendalian opini dan kebebasan.

Kalau tidak bisa menyuap dan menyogok atau membeli, maka mereka akan menggunakan kekuasaan untuk membungkam dan bahkan membunuh pengkritik.
Dan bagi pemimpin yang bermental feodal, maka PRILAKU orang di sekitar yang suka menjilat dan ABS akan menjamur.

Karena itulah pemimpin harus waspada dan berjiwa egaliter. Itulah mental para pendiri bangsa Indonesia juga para Nabi dan Rasul.
Kita harus mentradisikan kembali kedewasaan berpolitik. Kita harus kembali kepada falsafah Pancasila.

Pemimpin tidak boleh feodal apalagi Baper. Pemimpin harus mentradisikan kritik dan keterbukaan. Bila perlu pecat anak buah yang suka menjilat dan ABS

Lengkapnya di fahrihamzah.com #fh #fahrihamzah #indonesia"

Postingan itu pun meraih tanda suka hingga berjumlah 5.006 warganet. Reaksi yang beragam pun dilontarkan warganet dalam kolom komentar unggahan foto itu.

Akun @irsyadulibad85 mengaku senang dengan momen keakraban antara petinggi dan pejabat negara tersebut dengan menuliskan, "Subhanallah,,, sejuk memandang jika semua tokoh bangsa seperti ini.
bamssubiantoroHarus dibedakan pak jokowi sebagai pejabat publik dan beliau sebgai pribadi..."

@bamssubiantoro menimpali, "Harus dibedakan pak jokowi sebagai pejabat publik dan beliau sebgai pribadi..."

Adapula akun @lalu_iqra_hafiddin melemparkan komentar, "Sayang masyarakt sudah pada paham bahwa kritikan yg selama ini anda lakukan terhadap @jokowi adalah setingan karna anda sebenarnya berada di dalam pemerintahan. Maka dari itu setiap kritikan anda selalu bisa di mentahkan. Karna semua hanya setingan anda @fahrihamzah dengan rezim sekarang makax anda bgitu kuat tak mampu digoyahkan oleh PKS
nasri."

"ini bung terlihat aktif dalam mengkritik presiden. Jangan karna photo ini bung lupa akan identitasnya haha," imbuh akun @n12Selama.

Komentar

Embed Widget
x