Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 14:51 WIB

Penyidik KPK Akui Fredrich Sempat Tawarkan Jasanya

Oleh : Agus Iriawan | Jumat, 25 Mei 2018 | 15:39 WIB

Berita Terkait

Penyidik KPK Akui Fredrich Sempat Tawarkan Jasanya
Fredrich Yunadi - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menghadirkan penyidik KPK Ambarita Damanik sebagai saksi korupsi e-KTP dalam persidangan Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (25/5/2018).

Penyidik senior KPK Ambarita Damanik mengaku mantan pengacara Setya Novanto itu pernah meminta pekerjaan kepada dirinya.

"Permintaan tersebut disampaikan Fredrich saat penyidik melakukan penggeledahan di rumah Setya Novanto ," kata Ambarita saat menjadi saksi persidangan kasus korupsi e - KTP di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Raya, Jakarta Pusat, Jumat (25/5/2018).

Ambarita menjelaskan Fredrich meminta pekerjaan kepada penyidik agar kantornya bisa tetap berjalan. "Pak Fredrich bilang bagi kerjaan, di KPK banyak OTT biar kantor kami bisa hidup," kata Ambarita saat menyampaikan ucapan Fredrich.

Ambarita mengaku Fredrich saat itu menjadi pengacara Novanto ikut mendampingi penyidik KPK saat melakukan penggeledahan.

Ambarita mengaku sempat bertukar nomor ponsel kepada Fredrich dengan alasan untuk mendapat informasi keberadaan Novanto.

"Ya sempat saya tukar nomor ponsel dengan Fredrich agar dia bisa memberikan informasi kalau Novanto kembali ke rumah," jelas Ambarita.

Namun, saat petugas KPK datang, Novanto tidak berada di rumahnya. Sementara itu, Fredrich saat bertemu penyidik di rumah Novanto sempat becanda meminta dan menawarkan para tersangka di KPK untuk menggunakan jasa hukum dari kantornya.

"Bagaimana bisa bagi - bagi kerjaan, kami saja baru kenal dan kami juga tidak boleh pakai lawyer tersebut," ucap Ambarita.

Diketahui, Fredrich Yunadi dan Bimanesh diduga menjadi terdakwa perintangan penyidikan korupsi e - KTP, terhadap Setya Novanto oleh KPK. [rok]

Komentar

Embed Widget
x