Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 11:55 WIB

Pemerintah Kesulitan Usut Kasus HAM Masa Lalu

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 24 Mei 2018 | 23:15 WIB
Pemerintah Kesulitan Usut Kasus HAM Masa Lalu
Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Koordinator Staf Khusus Presiden, Teten Masduki mengakui pemerintah mengalami kesulitan dalam mengusut dan menuntaskan kasus-kasus hak asasi manusia (HAM) masa lalu.

Namun, pemerintah tidak tinggal diam karena masih mencari upaya untuk menuntaskannya.

"Soal perkembangan kasus-kasus HAM masa lalu, memang harus diakui ada persoalan yang cukup kompleks. Kalau mekanismenya lewat proses yudisial, karena keterkaitan dengan bukti, kompleksitas hukum dan lain sebagainya. Karena ini memang kasus-kasus di masa lalu," kata Teten di Kompleks Sekretariat Negara, Kamis (24/5/2018).

Menurut dia, pemerintah memang sedang berusaha mencari satu pendekatan di luar hukum tapi memang belum menemui titik temu. Karena, dari pelapor yang dikoordinasi oleh Komnas itu juga diyakini masih tekanannya kepada hukum.

"Tapi pemerintah tidak diam, dalam bidang ham kita sekarang lebih mengedepankan hak-hak sosial, ekonomi," ujarnya.

Ia mengatakan dalam era demokrasi, hak-hak sipil and political right itu sebenarnya tinggal kasus-kasus masa lalu saja. Sebab, tidak ada lagi problem soal kebebasan berbicara, kebebasan berorganisasi dan lainnya.

"Tapi yang jadi concern adalah ekosop karena terkait dengan isu kesenjangan sosial, kemiskinan bagaimana semua orang punya hak yang sama terhadap kredit perbankan misalkan, hak yang sama untuk bisa mengakses lahan. Ini kan harus dilihat sebagai hak-hak ekosop," jelas dia.[jat]

Komentar

x