Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Senin, 25 Juni 2018 | 03:48 WIB
 

Cemburu, Junaidi Pukul Kepala Didik Pakai Linggis

Oleh : - | Kamis, 24 Mei 2018 | 20:40 WIB
Cemburu, Junaidi Pukul Kepala Didik Pakai Linggis
(Foto: Ilustrasi)

INILAHCOM, Malang - Gara-gara dibakar rasa cemburu, Junaidi (32), warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, terpaksa berurusan dengan Polisi.

Junaidi ditangkap petugas Polsek Jabung lantaran melakukan penganiayaan terhadap temanya sendiri, Didik Supriadi (32) buruh lepas warga Desa Sidomulyo, Kecamatan Jabung, Kabupaten Malang, hingga terluka parah di kepala menggunakan linggis.

Kerasnya pukulan mengakibatkan korban mengalami pendarahan hebat di bagian kepala hingga akhirnya meninggal dunia dalam perawatan di RSSA Malang.

Kapolsek Jabung, AKP Samsul Arifin membenarkan kejadian itu yang terjadi pada hari Sabtu (19/5/2018) lalu. Keluarga korban baru melaporkan ke Polsek Jabung pada Senin (21/5/2018) karena tak terima perbuatan tersangka.

"Korban penganiayaan sendiri akhirnya dinyatakan meninggal dunia di RSSA pada hari ini," tegas AKP Samsul Arifin, Kamis (24/5/2018).

Menurut Samsul, kasus penganiayaan yang dilakukan tersangka tersebut dari hasil pemeriksaan diketahui berlatar belakang perasaan cemburu terhadap korban. Dimana tersangka menduga korban berselingkuh dengan isterinya. Perasaan cemburu tersangka memuncak ketika korban datang ke rumahnya dan menemui isteri tersangka.

Saat itu tersangka kebetulan tidak ada di rumah. Ketika pulang dan mengetahui ada korban di rumah bersama isterinya, membuat emosi tersangka tidak tertahan lagi. Dengan membawa besi linggis menunggu korban pulang dan keluar dari rumahnya. Saat korban ke luar dari rumahnya, pelaku menghadang korban dan langsung memukulkan besi linggis mengenai kepala korban. Pukulan linggis membuat korban mengalami luka parah di kepala hingga pingsan.

Usai menganiaya korban, tersangka langsung kabur bersembunyi meninggalkan korban. Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut berupaya memberikan pertolongan dan membawa korban ke RSSA Malang.

"Setelah menerima laporan keluarga korban, kami langsung mengamankan tersangka kemarin malam untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya," ujar Samsul Arifin.

"Tersangka di jerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain," tambah Samsul. [beritajatim]

Komentar

 
x