Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Minggu, 23 September 2018 | 20:19 WIB

Moeldoko: Negara Harus Hadir Menjamin Warganya

Selasa, 22 Mei 2018 | 23:51 WIB

Berita Terkait

Moeldoko: Negara Harus Hadir Menjamin Warganya

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah memastikan negara hadir untuk menjamin keamanan, kenyamanan dan kebebasan warganya beraktifitas dalam keseharian tanpa adanya rasa takut dari teror.

Bahkan, semua pemangku kepentingan yakni 36 kementerian dan lembaga negara sudah sepakat bahwa upaya itu akan dilakukan secara komprehensif.

"Negara harus hadir untuk menjamin warganya beraktifitas dengan aman, nyaman, dan bebas," kata Kepala Kantor Staf Presiden, Moeldoko, Selasa (22/5/2018).

Moeldoko mengatakan pemerintah merestui keberadaan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) yang tediri atas pasukan elit anti teror dari 3 matra TNI, mereka akan membantu Detasemen Khusus (Densus) 88 Polri dalam upaya pemberantasan terorisme secara cepat dan efektif.

"Di luar upaya represif itu, upaya deradikalisasi juga tetap dilakukan. Karena, peristiwa teror di Surabaya menunjukkan bahwa masih ada alumunus Suriah atau punya simpati terhadap kelompok teroris yang ingin menyebar ketakutan di masyarakat," ujarnya.

Sementara Kepala Divisi Humas Mabes Polri, Irjen Setyo Wasisto mengatakan pemberantasan teroris tidak bisa dilakukan oleh polisi sendiri.

"Polri berharap ada kerjasama antara pemangku kepentingan. TNI, BIN, BNPT, dan Pemerintah daerah setempat," kata Setyo.

Ia juga berharap revisi Undang-Undang terorisme bisa segera disahkan untuk memudahkan langkah pihaknya mengantisipasi aksi teror dan memberantas jaringannya.

"Kita sebenarnya sudah tahu orang-orangnya, dari sabang sampai merauke. Jelas keliatan. Tapi kami tidak bisa melakukan apapun terhadap mereka. Ada keterbatasan Polri karena undang-undang," kata Setyo.

Sedangkan, Pengamat Teroris Ridlwam Habib mengatakan kesigapan pemerintah menghadapi tantantangan teorisme sangat dibutuhkan saat ini. Maka, bila ada kekuatan baru seperti Koopssusgab perlu didukung bila diperlukan secara cepat dan efektif.

"Koopsusgap itu sebagai stand by corps tapi kalau masih teroris dalam skala kecil masih ranahnya Polisi," kata Ridlwan.

Apalagi, kata dia, di Indonesia akan ada berbagai event besar berskala internasional seperti Asian Games dan pertemuan IMF-World Bank di Bali dalam waktu dekat.

"Diharapkan pemerintah semakin waspada dan tidak mengurangi kesiagaan," tandasnya. [ton]

Komentar

x