Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 24 Mei 2018 | 01:33 WIB
 

Jadi Pengepul Korupsi, PT Tradha Terancam Ditutup

Oleh : Ivan Setyadi | Jumat, 18 Mei 2018 | 22:36 WIB
Jadi Pengepul Korupsi, PT Tradha Terancam Ditutup
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Perusahaan milik Bupati Kebumen, M Yahya Fuad yakni PT Putra Ramadhan atau Tradha terancam ditutup.

Hal itu setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan tindak pidana pencucian uang.

"Kalau di pencucian uang ada ketentuan lebih berat ya, seperti penutupan perusahaan sementara atau selamanya, atau pengambilalihan perusahaan oleh negara," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK Jakarta, Jumat (18/5/2018).

PT Tradha diduga telah meminjam bendera lima perusahaan untuk mengikuti lelang dan menggarap lima proyek di lingkungan Pemkab Kebumen dengan nilai total proyek sekitar Rp 51 miliar.

Tak hanya itu, PT Tradha juga menampung dan mengelola uang suap dan gratifikasi yang diterima Yahya dari sejumlah kontraktor.

"Sanksinya ada banyak. Ada pidana pokok, ada pidana tambahan. Untuk pidana pokok terhadap korporasi kurungan atau penjara kan tidak bisa diterapkan ya, diganti dengan denda. Nah, hukuman tambahannya seperti uang pengganti," ungkapnya.

Namun, Febri mengingatkan, sanksi yang dijatuhkan terhadap PT Tradha tergantung vonis pengadilan. Sebelum putusan pengadilan, PT Tradha masih beroperasi seperti sedia kala.

KPK memastikan dalam penyidikan kasus ini bakal mendalami setiap aspek yang terkait dengan kasus ini. Termasuk lima perusahaan yang benderanya dipergunakan PT Tradha dan Yahya Fuad untuk mengikuti lelang dan menggarap sejumlah proyek di lingkungan Pemkab Kebumen.

Tak hanya itu, KPK juga bakal memeriksa Yahya Fuad selaku pengendali PT Tradha dan pihak lain yang menjadi pengurus PT Tradha.

"Sekarang posisinya adalah sebagai tersangka. Jika tersangka nanti kita periksa tentu direksi yang aktif saat ini yang kemudian akan hadir," tandasnya.[jat]

Komentar

 
Embed Widget

x