Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 12:44 WIB

Operasi Komando Gabungan Dinilai Tak Tabrak Aturan

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 17 Mei 2018 | 20:21 WIB

Berita Terkait

Operasi Komando Gabungan Dinilai Tak Tabrak Aturan
(Foto: Inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua DPR, Agus Hermanto mengatakan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI/Polri untuk memberantas kejahatan terorisme harus disesuaikan dengan Undang-undang yang ada.

"Tentunya kita harus disesuaikan dengan UU yang ada. UU Terorisme yang direvisi dan sebentar lagi akan kita berlakukan karena kan kita tinggal menunggu pengesahan dalam artian finalisasi, kemudian disahkan," kata Agus, Kamis (17/5/2018).

Menurut dia, tentu saja kerja sama tugas perbantuan antar TNI/Polri memang dalam menangani terorisme sangat dianjurkan dan dimungkinkan. Sehingga, semua harus diselesaikan dalam aturan peraturan perundang-undangan yang ada.

"Maka hal-hal terbaik hang dilakukan ya sesuai dengan UU tersebut, berarti dalam hal ini adalah TNI dan Polri yang memang betul-betul menangani dan betul-betul ahli dalam bidang terorisme intelijen dan sebagainya," ujar Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini.

Memang, kata Agus, tidak ada Undang-undang yang ditabrak dengan adanya operasi gabungan TNI dan Polri dalam memberantas terorisme. Karena, dalam UU Terorisme yang sekarang ini sudah dibicarakan disitu.

"Tentunya gak ada (tabrakan UU), kan ada UU TNI dan Polri yang disitu juga dimungkinkan dan diharapkan bahwa kerja sama antara TNI dan Polri dalam menghadapi segala sesuatu yang tentunya sangat diperlukan bangsa dan negara," jelasnya.

Namun, lanjut dia, khusus terorisme nanti juga akan dibahas lebih detail dalam UU Terorisme tersebut. Sedangkan, kalau secara makro tentunya manakala negara membutuhkan tugas perbantuan dapat dilaksankan.

"Dan dari dulu juga dapat melaksanakan tugas perbantuan antara TNI dan Polri," tandasnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x