Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 16 Agustus 2018 | 12:08 WIB

Koopssusgab Terorisme Diminta Tunggu Payung Hukum

Oleh : Ahmad Farhan Faris | Kamis, 17 Mei 2018 | 19:49 WIB
Koopssusgab Terorisme Diminta Tunggu Payung Hukum
Wakil Ketua MPR, Hidayat Nurwahid - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Wakil Ketua MPR, Hidayat Nurwahid mendukung pembentukan Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI dan Polri sebagai upaya pemberantasan terorisme.

"Secara prinsip segala upaya memberantas terorisme kita dukung, tapi tentu harus mempergunakan payung hukum yang cukup," kata HNW di Jakarta, Kamis (17/5/2018).

Ia menjelaskan adanya payung hukum ini dimaksudkan untuk menghindari kesimpangsiuran dan penyalahgunaan wewenang terkait pemberantasan terorisme.

"Bahwa kemudian pihak TNI bisa dilibatkan, itu sudah ada dalam UU Pertahanan Negara melalui prinsip BKO itu dimungkinkan. Jadi, kalau rekan-rekan polisi membutuhkan bantuan dari rekan-rekan TNI, itu bisa dimintakan dan itu legal," ujar Wakil Ketua Dewan Syuro PKS ini.

Hidayat menyarankan pembentukan Koopssusgab TNI/Polri menunggu payung hukum untuk menghindari polemik dan permasalahan baru.

"Pelanggaran HAM dan sebagainya," tandasnya.

Untuk diketahui, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko mengatakan Presiden Joko Widodo telah sepakat Komando Operasi Khusus Gabungan (Koopssugab) TNI/Polri untuk menumpas aksi terorisme. Menurut dia, operasi ini dikomandoi oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto.

"Untuk Komando Operasi Khusus Gabungan TNI/Polri sudah direstui oleh Presiden dan diresmikan kembali oleh Panglima TNI. Ini inisiasi penuh dari Panglima TNI, dibawah Panglima TNI," kata Moeldoko.[jat]

Komentar

x