Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Rabu, 23 Mei 2018 | 23:23 WIB
 

6 Orang yang Ditangkap di Dumai Masih Keluarga

Oleh : Muhammad Yusuf Agam | Kamis, 17 Mei 2018 | 16:10 WIB
6 Orang yang Ditangkap di Dumai Masih Keluarga
Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Syahar Diantono - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Delapan orang ditangkap pasca penyerang Polda Riau. Delapan orang tersebut merupakan anggota keluarga dari 4 pelaku penyerang Polda Riau yang tewas.

Densus 88 Antiteror awalnya menggeledah rumah Mursalim alias Ical alias Pak Ngah (42), pelaku penyerangan Polda Riau yang tewas pada pukul 11.00 WIB. Dari penggeledahan pada Rabu (16/5) di jalan Santri As Sakinah, Kelurahan Mundam, Kecamatan Medan Kampai Kota Dumai, sejumlah barang bukti diamankan diantaranya senapan angin, busur panah, anak panah, dan buku tentang jihad.

"Densus 88 kemudian bergerak ke rumah Suwardi, yang juga pelaku penyerang Polda Riau yang tewas," ujar Syahar.

Penggeladahan di rumah Suwardi di Jalan Raya Lubuk Gaung, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai di hari yang sama. Dari sini, tim Densus 88 mengamankan 2 anggota keluarga Suwardi yakni Harmidi (42) kakak kandung, dan Nilam (ibu kandung Suwardi).

"Dari rumah Suwardi tim mengamankan barang bukti diantaranya 1 senapan angin, 1 kitab bertuliskan Fadhail Amal, 1 kitab Al Hakam, 1 buah paku, 1 keping VCD Umar Bin Khatab, 1 Ktp atas nama Harmidi, dan 2 buah pisau," jelas Syahar.

Tim kemudian mengamankan satu orang terduga teroris bernama AAN Santoso di jalan Pendowo GG Setia, Kelurahan Bukti Batrem, Kecamatan Dumai Timur.

Selanjutnya, pukul 14.00 WIB, tim Densus 88 menggeledah rumah Adi Sufiyah, pelaku penyerangan Polda Riau. Penggeledahan di jalan Pendowo gang merak, Kelurahan bukit Batrem, Kecamatan Dumai Timur.

Dari penggeledahan itu, 3 orang anggota keluarga Adi Sufiah diamankan. Mereka yakni Sri Wahyuni (ibu Adi), Hardiyanto (Adik Adi), Yuytkyt Eko Prasetyo (Adik Adi). Barang bukti yang diamankan diantaranya 1 buah kota kecil berisi gulungan tembaga, 1 buah dompet berwarna hitam, beberapa buku tentang jihad dan ISIS.

Kemudian, pukul 14.30 WIB, tim Densus 88 mengamankan Dede Supriadi di tempat kerjanya di Jalan Gatot Subroto Km 7, Kecamatan Dumai Barat.

Terakhir pada pukul 14.45 WIB, Densus 88 mengamankan seorang terduga terois bernama Syafrizal alias Ijal (47). Belum diketahui kaitan Syafrizal dalam aksi teror.

Syahar mengatakan 8 orang yang diamankan merupakan pengembangan dari para pelaku yang menyerang Mapolda Riau. Saat ini seluruhnya masih dilakukan pemeriksaan intensif.

"8 pelaku ini sudah diamankan, sekarang sedang dilakukan upaya-upaya pemeriksaan dan pendalaman," ujar Syahar. [rok]

Komentar

 
Embed Widget

x