Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Sabtu, 20 Oktober 2018 | 12:45 WIB

Risma Usulkan Sanksi Siswa Tak Ikut Pelajaran PPKN

Kamis, 17 Mei 2018 | 16:01 WIB

Berita Terkait

Risma Usulkan Sanksi Siswa Tak Ikut Pelajaran PPKN
(Foto: beritajatim)

INILAHCOM, Surabaya - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengusulkan perlunya sanksi bagi siswa SD dan SMP yang memiliki nilai nol pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN).

Menurut Wali Kota Risma, sanksi yang diberikan bisa berupa tidak bisa naik kelas atau lulus sekolah.

Hal ini diungkapkan oleh Wali Kota perempuan pertama di Kota Surabaya itu saat bertemu dengan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhajir Effendi di Balai Kota Surabaya.

Sikap ini ditunjukkan dalam kaitan, menyikapi perilaku aneh sewaktu sekolah dari salah satu siswa yang menjadi pelaku bom bunuh diri di GKI Jalan Diponegoro.

"Anak itu nilai PPKN-nya nol. Kalau PPKN nol mestinya tidak boleh masuk kelas, dua kali berturut-turut ya dikeluarin saja," kata Wali Kota Risma.

Mantan Kepala Bappeko Surabaya ini sebelumnya juga mengaku telah bertemu dengan guru kelas dari anak Dita dan Puji yang bersekolah di salah satu SD swasta favorit di Kota Surabaya. Pada saat itu, Wali Kota Risma mendapatkan penjelasan jika anak yang dimaksud mendapatkan nilai nol untuk pelajaran PPKN.

"Padahal dalam mata pelajaran PPKN yang diajarkan di semua sekolah tidak hanya diajarkan nilai-nilai dalam pancasila saja, melainkan juga sopan santun, toleransi, gotong-royong dan lainnya," jelas Risma.

"Selain itu, yang mengagetkan anak tersebut juga sempat bilang ke guru kelas maupun teman-temannya punya keinginan mati sahid. Mestinya, jika ada anak yang mengeluarkan kata-kata mati sahid seperti itu, maka pihak sekolah harus segera mengambil sikap untuk mengetahui apa yang terjadi pada siswa itu. Bisa saja, anak itu tidak sengaja mengucapkan itu. Tapi kita merasakan aneh," tandasnya. [beritajatim]

Komentar

Embed Widget
x