Logo Inilah Round Logo Inilah Letter

Find and Follow Us

Kamis, 13 Desember 2018 | 14:45 WIB

Medsos Dinilai Berperan Kampanyekan Radikalisme

Oleh : Willi Nafie | Rabu, 16 Mei 2018 | 22:11 WIB

Berita Terkait

Medsos Dinilai Berperan Kampanyekan Radikalisme
Pengamat Terorisme, Solahudin - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Pengamat Terorisme, Solahudin menilai para kelompok teroris di Indonesia sengaja memanfaatkan media sosial guna memuluskan paham radikalisasi mereka.

Adapun hal tersebut diketahui dari pelaku peledakan bom di Surabaya belajar merakit bom melalui media sosial YouTube.

"Kelompok ekstrimisme memanfaatkan sosial media secara maksimal," katanya, Rabu (16/5/2018).

Di samping itu, proses rekrutmen lewat tatap muka pun kerap digunakan ketimbang melalui media sosial. Pasalnya di Indonesia sangat menjunjung tinggi kebebasan berekspresi dan berorganisasi.

"Di Indonesia ini kita punya kebebasan berekspresi dan berorganisasi. Kita dengan mudah menemukan pengajian yang berbau radikal. Kita menikmati kebebasan berekspresi dan berorganisasi," tuturnya. [ton]

Komentar

Embed Widget
x